Persiapan Pernikahan E♡R: Foto Prewedding (3), Photo Result

Setelah sesi foto selesai, saya tinggal menunggu Paw untuk me-retouch beberapa foto. Dua hari setelah sesi foto, saya ketemu Paw untuk meng-copy semua file foto untuk nanti saya pilih-pilih. Langsung copy ke harddisk aja, ga usah pake DVD segala, hehe.

Hasil Foto

Kami suka foto-foto prewedding-nya. Sesuai harapan pokoknya. Trus walaupun kostum cuma tiga, setelah saya kelompokkan ternyata ada lebih dari tiga cerita foto, hehe.

Yang pertama tentu saja foto di kampus, yang menggambarkan bahwa kami dulu sama-sama kuliah di ITB, Evan di Teknik Fisika, dan saya di Teknik Informatika. Kebetulan labteknya bertetangga.

image

Masih dengan kostum pertama, tapi sekarang Evan pake jas. Foto-foto yang diambil di CC Timur ini untuk menggambarkan komunikasi kami selama beberapa tahun berjauhan. Kami pernah menggunakan telepon, SMS, YM, email, Skype, hingga era messenger di smartphone seperti WhatsApp dan Line. Terakhir kami senang menggunakan Line dengan stiker Brown dan Cony-nya yang lucu, hihi.

image

Saat di sekre UKM-ITB, sebelum ganti baju, Paw sempat iseng nyuruh kami berfoto dengan properti lambang UKM-ITB. Oke juga hasilnya ternyata. Tapi kalo orang yang ga tau UKM-ITB selalu nanya yang kuning itu apaan. :))

image

Foto berikutnya foto tari piring, yang ternyata ada banyak dan cukup susah milih-milihnya, hehe.

image

Terakhir foto dengan kaftan. Ga jelas sih temanya apa, tapi kami sempat bikin foto satu orang di depan, satu orang di belakang, fokus foto ada pada orang yang di depan, sementara yang di belakang blur.

image

Memilih dan Mencetak Foto

Ada 575 file foto yang saya copy dari Paw. Banyak banget, dan ga sedikit juga foto yang gagal, kayak ada yang matanya merem, ada yang ekspresinya aneh, ada yang komposisinya ga oke, dsb. Setelah saya seleksi, terpilihlah 55 foto yang oke menurut saya.

Dari 55 foto ini mesti dipilih lagi foto mana yang nanti akan dicetak besar untuk dipajang di hari resepsi. Rencananya kami ingin mencetak besar tiga buah foto, satu foto untuk tiap kostum. Saya minta Evan yang memilih fotonya. Evan fix memilih dua foto, yakni dengan kostum tari piring dan kaftan, lalu saya langsung lapor ke Paw untuk mengedit foto-foto tsb. Untuk foto dengan kostum pertama, pengennya dibikin kolase.

Dari diskusi dengan fotografer resepsi di tempat saya, disarankan untuk cetak gede ukuran 20Rs (16”x24”). Tadinya saya kepikiran ukuran yang lebih kecil dari itu, tapi berhubung kata keluarga saya mending lebih gede, saya ngikut aja ukuran 20Rs itu. Ada yang nyaranin cetak X Banner, tapi saya kurang suka. Tetep bagusan pake frame, lebih mewah kesannya. Frame gede kalo beli di studio foto ternyata mahal, heuu. Untungnya di Aur Kuning ada toko grosiran gitu, jadi bisa dapat frame dengan harga lebih murah.

Nah tadinya kan mau cetak tiga foto gede. Tapi berhubung si saya kelamaan milih foto untuk dijadiin kolase, trus lihat harga cetak foto ukuran 20Rs serta piguranya juga lumayan, jadinya saya cetak dua aja. Huehe.

Sebelum pulang kampung, saya sempat lihat pigura minimalis warna-warni di Jonas Photo Studio, Bandung. Saya suka piguranya, harganya ga gitu mahal, trus beli 5 gratis 1, hihi. Saya beli aja 10, dapet 12 pigura. 😀 Pigura ini untuk foto ukuran 4R, rencana mau saya pajang juga beberapa foto prewedding lain dalam pigura-pigura kecil tsb. Untuk cetak ukuran 4R ini Pike dengan senang hati membantu saya me-retouch foto-fotonya, kyaa.

Biaya cetak foto beserta piguranya:

Cetak 20Rs (+laminating): 2 x @Rp235.000 = Rp470.000
Pigura ukuran 20Rs: 2 x @Rp140.000 = Rp280.000
Cetak 4R: 12 x @Rp1.200 = Rp14.400
Pigura ukuran 4R: 10 (+2) x @Rp15.000 = Rp150.000

Total = Rp914.400

Salam,

signature

Leave your comment