Kue Ulang Tahun yang Terlambat ^^v

6 Januari 2015, Kue Ulang Tahun yang Terlambat ^^v

Tanggal 29 Desember 2014 lalu alhamdulillah saya kembali berulang tahun. Ulang tahun itu buat saya ga mesti jadi yang spesial banget sampai bikin wow gitu. Cukup jadi waktu untuk refleksi diri, sekaligus refleksi akhir tahun.

Ulang tahun kemarin adalah ulang tahun pertama yang saya lalui sebagai seorang istri. Keinginan saya saat itu ga muluk-muluk, cukup dengan melalui hari itu bersama suami dan dibeliin kue (maklum seumur-umur ga pernah ada yang beliin saya kue ulang tahun, haha). Tapi kenyataan berkata lain. Seminggu sebelum saya berulang tahun, suami disuruh job ke tengah Selat Makassar sana, dan ia mesti di sana sampai sekitar 2 minggu.

Saya sebenarnya sudah terbiasa dengan ritme kerja suami yang membuat ia mesti meninggalkan saya di rumah sendiri selama beberapa hari. Saya ga pake galau kok kalau ditinggal. Cuma saat itu tiba-tiba aja rasanya kesepian banget ga ada suami di rumah. Huhu, syedih :’(.

Ucapan selamat ulang tahun buat saya ia sampaikan via telepon di pagi hari. Setelah itu, saya cek FB. Ternyata ada ucapan dari suami juga buat saya. Dan sukses bikin saya terharu.

“Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”)

Selamat berulang tahun Reisha Humaira; semoga Allah selalu memberikan kebahagiaan syukur dan menjaga kita dalam lindungan Nya. Terimakasih sudah menjadi perbendaharaan yang terbaik bagiku 🙂 🙂 🙂

Ga cuma terharu, setelah itu saya jadi nangis, karena saya merasa belum sebaik itu dan masih banyak kekurangan, tapi sudah disanjung setinggi itu T.T

Tanggal 6 Januari 2015 akhirnya suami saya pulang. Saat itu ia pulang siang hari, tapi cuma untuk menaruh barang-barang. Setelah itu ia berangkat lagi ke kantor karena masih ada kerjaan yang mesti ia selesaikan, baru setelah maghrib ia benar-benar pulang. Saat pulang ia membawa tas kecil yang ternyata isinya kue. “Selamat ulang tahun”, katanya. Waaa terharu.

Suami cerita bahwa dari kantor, ia pergi mencari kue terlebih dahulu. Awalnya ia mau membeli cheesecake utuh, tapi udah lihat beberapa tempat ternyata ga ada. Akhirnya ia beli cheesecake potongan aja. Wah, terima kasih atas perjuangannya. Oia, kenapa cheesecake? Itu gara-gara setelah job sebelumnya, suami saya cerita kalo di rig saat itu makanannya enak, ada cheesecake segala. Dan saya pun berkomentar “wah, makan cheesecake ga bagi-bagi”, hihi. Alhamdulillah cheesecake-nya enak dan rasanya ga terlalu manis, sesuai dengan lidah saya. Saya soalnya ga suka kalo cheesecake itu terlalu manis, karena mengaburkan rasa cream cheese-nya, hehe.

Salam,

signature

Leave your comment