Setelah 10 Tahun Punya Blog

Ticker di blog pertama saya menampilkan keterangan “I have been blogging for 10 years, 6 months & 5 days”. Ga nyangka udah 10 tahun blogging dan masih bertahan sampai sekarang, walau belakangan makin jarang posting, hehe. Daaan, sekarang blog saya ada empat, plus si reisha.net ini, haha. Kok jadi semacam beternak blog. 😆

Nostalgia ah sejarah dunia blogging saya 😀

Blog Pertama, Kenalan dengan WordPress

Saya pertama kali membuat blog saat masih kuliah S1, di reisha.wordpress.com. Postingan pertama tertanggal 1 April 2007. Awalnya saya tertarik blogging karena ikut-ikutan. Saat itu media sosial belum ramai, masih zamannya Friendster, Facebook pun belum nge-hits. Teman-teman banyak yang buat blog, saya pun ikutan. Lumayan banyak teman yang blogging saat itu, dan kami sering blogwalking dan berbalas komentar, seperti halnya di Facebook saat ini.

Saat itu ada 2 blogging platform: Blogspot dan WordPress. WordPress lebih baru, dan alasan saya memilih WordPress karena rekomendasi teman yang sudah mencoba keduanya. Tulisan saya di sana awal-awal mayoritas seputar kehidupan semasa kuliah. Yaa masih mahasiswa, hidupnya gitu-gitu aja, ga jauh-jauh dari kuliah dan kegiatan unit, hihi.

Beres kuliah S1, blog ini diisi dengan tulisan seputar beasiswa Monbukagakusho (MEXT) Research Student dan kehidupan saya selama di Jepang. Bisa dibilang topik beasiswa tersebutlah yang membuat blog ini ramai dikunjungi. Saat ini sudah 2 tahun lebih saya absen posting di blog ini. Tapi masih ada rencana mau nulis di sana kok, hehe.

Blog Kedua, Kenalan dengan Tumblr

Tak lama setelah membuat blog di WordPress, muncullah Tumblr. Bikin akun di Tumblr (reisha.tumblr.com) lagi-lagi karena ikutan. Postingan pertama tertanggal 14 Juni 2007.

Saya sempat mikir juga, ngapain sih bikin, kan udah ada blog, lalu microblog ini buat apa? Tapi akhirnya saya lanjut pakai Tumblr karena teman juga banyak yang pakai. Saat itu Tumblr belum punya fitur Reply, jadilah kami sering Reblog hanya untuk berbalas komentar.

Lalu Tumblr-nya saya isi apa? Karena jenisnya microblog, saya menyimpulkan Tumblr cukup saya pakai untuk posting yang singkat-singkat. Untuk tulisan yang panjang saya lebih memilih blog. Isinya random, apa saja yang terpikir saat itu. Ada masanya posting semacam update status di Facebook saat ini, ada masanya posting kegalauan yang dirasakan (#eaaa), dll.

Sampai sekarang si Tumblr ini masih saya isi dengan postingan yang mana nulisnya ga perlu mikir berat, ga perlu meluangkan waktu khusus, dan tinggal posting dari HP. Beda dengan blog di mana saya lebih suka untuk ngetik di laptop dan cukup lama beresin draft tulisan.

Blog Ketiga, Kenalan dengan Posterous

Saya pindah ke Jepang bulan April 2010, dan sejak di Jepang saya punya hobi baru: masak. Masak awalnya kebutuhan, kebutuhan akan makanan halal dan sesuai dengan selera. Lama-lama saya suka coba-coba resep baru. Bersamaan dengan munculnya minat foto-foto, hasil masakan ini jadi objek wajib foto, dan muncul keinginan untuk mendokumentasikannya dalam blog. Dan saya terpikir untuk membuat blog baru khusus foto makanan saya ini. Mei 2010, saya kenalan lagi dengan platform baru, Posterous. Saya memutuskan untuk buat blog makanan di sana. Postingan pertama tertanggal 22 Mei 2010 di reisha.posterous.com.

Blog makanan itu cukup rajin saya update, karena tiap ada foto masakan baru yang layak posting, saya bakal langsung posting. Semuanya berjalan baik dan menyenangkan, sampai Posterous diakuisisi oleh Twitter dan beberapa bulan kemudian mengumumkan bahwa Posterous akan ditutup pada 30 April 2013. Kesel banget banget banget dan bikin saya benci sama Twitter, hahaha (saya ga punya akun Twitter btw).

Saya pusing mikirin nasib blog makanan saya. Ga rela hilang begitu saja, apalagi saat itu masih enjoy dengan kegiatan masak dan posting foto makanan. Posterous menyediakan fitur export content, pertanyaan berikutnya, pindah ke mana? Dengan sejumlah pertimbangan, saya memutuskan pindah ke WordPress. Untungnya saat itu tesis saya sudah selesai dan saya tinggal menunggu wisuda dan menyiapkan kepulangan ke Indonesia, jadi saya punya banyak waktu untuk memindahkan blog ini.

Dalam proses migrasi blog ini, saya ambil sisi positifnya aja. Saya bisa tata ulang kategori dan tag yang saya gunakan, sehingga blognya jadi lebih rapi. Dan saya akhirnya terpikir untuk …

Beli Domain!

Saya memutuskan beli domain reisha.net pada tanggal 16 Februari 2013. Saya belum ada rencana mengisi domain ini, tapi sudah berencana akan menggunakan subdomain food.reisha.net untuk blog makanan saya. Pertimbangannya waktu itu biar kalau nanti ada masalah lagi, saya masih bisa blogging di URL yang sama, ga ribet woro-woro pindah alamat.

Beres migrasi dari Posterous dan WordPress, blog makanan saya masih bertahan di alamat food.reisha.net. Saya sempat vakum posting di sana selama 2 tahunan, seiring berkurangnya minat eksperimen resep dan foto-foto makanan, haha. Selanjutnya blog itu saya isi dengan postingan menu MPASI Akas. Walaupun seringnya late post, tapi dokumentasi MPASI Akas (usia 6-12 bulan) setiap harinya lengkap di sana.

Beli Hosting

Saat saya beli domain, saya tidak membeli hosting karena saya merasa tidak butuh. Saat itu saya bisa buat beberapa subdomain. Selain food.reisha.net, saya juga pakai custom domain tumblr.reisha.net untuk Tumblr saya. Adapun blog pertama saya saya biarkan dengan reisha.wordpress.com karena URL ini sudah lama dipakai dan banyak yang lebih familiar dengan URL itu. Lagi pula kalau mau pakai custom domain di WordPress artinya saya mesti bayar lagi, haha.

Bulan September 2013 saya menemukan masalah terkait domain dan subdomain saya. Sepertinya aturan baru di tempat saya beli domain, kalau cuma beli domain ga bisa bikin subdomain. Karena saya butuh beberapa subdomain, akhirnya saya beli hosting. Untuk beberapa waktu lamanya, hosting ini hanya saya gunakan untuk menaruh beberapa file assets untuk blog saya, sama ngetes file kerjaan. Domain reisha.net saat itu saya isi dengan landing page sederhana yang menampilkan link ke blog-blog saya.

Blog Keempat, Utak-Atik Tumblr Lebih Lanjut

9 Januari 2014 saya menikah, dan dari jauh-jauh hari saya sudah berencana bikin website undangan pernikahan. Tanggal 11 Desember 2013, evan.reisha.net saya rilis sebagai undangan pernikahan. Saya juga sudah merencanakan bahwa selanjutnya undangan ini akan saya pindah lalu saya isi dengan blog lagi. Isi blognya dimulai dengan pengalaman seputar persiapan pernikahan, acara pernikahan, sampai kehidupan setelah menikah. Postingan pertama tertanggal 15 Januari 2014.

Untuk platform-nya sendiri, saya memilih Tumblr karena memungkinkan buat saya untuk customize theme dan domain secara gratis. Walau menggunakan Tumblr, ini saya perlakukan sebagai blog. Ini salah satu tempat juga buat saya untuk menyalurkan hobi utak-atik tampilan website. Setelah menikah, blog inilah yang lebih sering saya update karena sudah banyak yang kepikiran di kepala untuk saya tulis, hehe.

Akhirnya Mengisi Hosting Pribadi

Setelah sekian lama “dianggurin”, muncullah keinginan untuk mengisi hosting saya, agar reisha.net tak lagi sekedar page statis yang tidak begitu berguna. Saya sudah ada keinginan dari lama untuk membuat semacam aggregator dari keempat blog saya di atas, tapi saat itu belum ada bayangan teknisnya seperti apa. Sampai bulan September lalu saya dapat proyek untuk membuatkan website dengan WordPress, saya jadi bersemangat untuk eksplor WordPress. Untuk tahap awal, saya agregasi beberapa postingan di keempat blog saya dan saya tampilkan di front page. Dan sampailah akhirnya hasilnya seperti blog yang sedang Anda baca ini, hehe.

Sudah punya domain sendiri, mungkin ada yang bertanya, kenapa semua blognya tidak dipindahkan saja ke sini biar ga kebanyakan? Hehe. Pertimbangan utama saya, masing-masing blog di atas sudah ada segmen pembacanya, sudah ada follower-nya, jadi biarlah tetap berjalan seperti biasa. Saya bakal tetap menulis di blog-blog tersebut, tapi di reisha.net ini bisa dipantau semua kalau ada postingan baru.

reisha.wordpress.com bakal saya isi dengan cerita di luar topik yang saya khususkan untuk blog lain. tumblr.reisha.net bakal saya isi dengan cerita ringan dan pendek. food.reisha.net tetap dengan tujuan awalnya seputar makanan. evan.reisha.net masih berlanjut dengan tema wedding, parenting, motherhood, baby, kids, dan traveling. reisha.net bakal merekap semua, dan kepikiran juga diisi review buku (moga terealisasi, haha). Update: topik traveling saya pindah ke sini aja deh 😀

Sekian. Terima kasih buat para pembaca yang sudah membaca tulisan-tulisan saya selama 10 tahun++ ini. 🙂

Salam,

signature

2 thoughts on “Setelah 10 Tahun Punya Blog

  • 11 November 2017 at 7:27 pm
    Permalink

    Blog pertamaku, hmmmm, kyknya MP tahun 2005-an, baru ke WP trus BP. Cuma WP dan BP gak pernah diupdate.
    Setelah MP mati pada 2011-an, sama suamiku semua langsung dipindah ke domain pribadi, soalnya dulu aku ngefans sama blog keluarganugraha(dot)net dan the(dot)pradonos(dot)com. Hehe. Sayang ekduanya skrng gak aktif ngeblog lg 😀

    Reply
    • 12 November 2017 at 8:09 am
      Permalink

      Halo mbak, salam kenal. Mbak komen pertama di sini, hihihi.

      Reply

Leave your comment