Wisata NTT: Snorkeling di Pulau Kanawa

Saya ga belum bisa berenang. Dulu sih santai aja, sampai saat trip ke Komodo ini akhirnya saya sungguh merasa sangat menyesal.

Pas orang beramai-ramai snorkeling dan posting di medsos, dari percakapan orang saya menyimpulkan bahwa untuk snorkeling itu ga perlu bisa berenang, karena semuanya snorkeling dengan life jacket, dijamin ngapung, tinggal masukin kepala ke air. Dan tentu saja kami berencana snorkeling di area Komodo.

Penyesalan dan kesedihan mendalam #halah karena ga belum bisa berenang ini pertama kali saya rasakan saat kami singgah di Batu Bolong sebelum ke Pulau Komodo. Apa pasal? Pihak tour cuma menyediakan snorkel dan fin, tidak ada life jacket! Kalau ga ada life jacket gimana caranya saya bisa ngapung? Ya sudah, saya pasrah menunggu di kapal, sambil mengamati suami dan turis-turis bule yang asik snorkeling dan diving. Sedih sampai hampir nangis. Kata suami view-nya bagus, banyak ikan, ada penyu dan hiu juga. Aargh.

Hari terakhir di Pulau Kanawa kami habiskan di pulau saja. Rencananya adalah snorkeling dan jalan-jalan keliling pulau. Suami pun berbaik hati mau mengajari saya berenang dulu. Akhirnya setelah kira-kira 2 jam saya berhasil juga ngapung, renang dengan fin, dan snorkeling. Ini sebuah pencapaian besar buat saya, haha. Alhamdulillah. Bahagia rasanya lihat para makhluk laut langsung di habitatnya, juga lihat bintang laut yang lucu-lucu.

Snorkeling Part 1

Siangnya kami berhenti snorkeling, dan lanjut jalan-jalan keliling pulau.

Trekking di Pulau Kanawa

Sorenya, kami snorkeling lagi dan mencoba di spot lain. Saya merasa pede banget siap snorkeling ke bagian yang lebih dalam, karena makin jauh dari bibir pantai view bawah lautnya makin bagus. Tapi saya merasa tertampar karena nyatanya saya panik dan takut tenggelam lagi, padahal tadi pagi saya udah lumayan bisa. Mungkin ada setitik perasaan sombong di hati ini dan Allah mengingatkan saya. Istighfar, tenangkan diri, coba lagi pelan-pelan, alhamdulillah akhirnya bisa lagi. Dan kali ini makin bahagia karena ketemu Nemo!

Snorkeling Part 2



Udah berhasil snorkeling tanpa life jacket, bukan berarti saya udah bisa renang. Nyatanya pas nyoba di kolam renang biasa, untuk mengapung aja saya sulit. Benarlah adanya bahwa kadar garam di air lautlah yang membuat kita gampang mengapung, haha. Itu snorkeling pertama saya, dan setelah itu semacam ada rasa nangih pengen ke laut lagi. Apa daya setelahnya belum ada kesempatan ke laut lagi.

Pengen belajar berenang, tapi di mana ya? Heuheu.

Salam,

signature

4 thoughts on “Wisata NTT: Snorkeling di Pulau Kanawa

    • 22 November 2017 at 2:47 pm
      Permalink

      Alhamdulillah mbak, berkat ada suami yg ngajarin. Tapi selama snorkeling mayoritas pegangan ke suami sih. Kalau sendiri kayaknya masih bakal panik2, haha.

      Reply
  • 23 November 2017 at 11:21 am
    Permalink

    aaaaaaargh kami nio loooooo .. tapi tos dulu .. kita sama2 ga bisa berenang

    Reply
    • 23 November 2017 at 11:23 am
      Permalink

      belajar renang dulu yuuuukk

      Reply

Leave your comment