Wisata Sumbar: Tarusan Kamang yang Katanya Bermuka Dua

Tahun lalu saya mengunjungi Tarusan Kamang lagi. Ada yang menyebut Tarusan Kamang ini danau bermuka dua, karena ada masanya airnya banyak, ada masanya si danau hilang alias tidak ada air sama sekali. Kalau kata mama saya, penggunaan istilah danau kurang tepat, karena Tarusan Kamang adalah tarusan, bukan danau. Tarusan itu ga seluas danau.

Di kunjungan kedua ini, jalan ke sana sudah banyak yang dibeton sehingga lebih mudah untuk bawa kendaraan ke sana. Tapi jadinya makin banyak kendaraan yang ke sana dan diparkirkan di lapangan rumput sekitar. Warung juga makin banyak, dan efeknya sampah juga makin banyak, heuu.

Tarusan Kamang


Dibandingkan kunjungan pertama saya tahun 2013, saat itu jalannya masih seadanya, yang ke sana belum terlalu ramai, masih relatif lebih bersih. Segar melihatnya. Kerbau juga masih banyak yang merumput atau berkubang di sana.

Namun saya belum pernah melihat langsung Tarusan Kamang ini saat kering. Jadwal keringnya ga tentu sih, hehe.

Salam,

signature

Leave your comment