Halo, 2018! Halo, Resolusi!

Selamat datang 2018. Izinkan saya menulis topik paling mainstream di sekitar tahun baru: resolusi. Walau mainstream, membuat resolusi bukanlah hal yang sering saya lakukan, bahkan rasanya belum pernah. Luar biasa sekali, ngapain aja saya selama 30 tahun hidup saya, heuheu.

Selama ini saya mayoritas menjalani hidup mengikuti arus saja. Sekolah lanjut sampai kuliah, tamat S1 mulai mikir rencana berikutnya apa. Lalu lanjut S2, tamat S2 mulai merencanakan pernikahan. Lalu menikah dan punya anak. Lalu saya kayak ga pernah punya rencana lagi. Yang terpikir cuma, ke mana suami membawa, di situ ku berada #halah.

Awal-awal punya bayi dan memutuskan jadi ibu rumah tangga, tentulah semua fokus saya ada pada anak saya. Anak makin gede, mestinya makin banyak hal yang bisa saya lakukan, tapi saya malah ga bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Sampai tahun lalu suami menyuruh saya agar lebih produktif, ditambah sadar diri bahwa di tahun 2017 saya bakal masuk usia kepala tiga, bahaya kalau saya masih sering geje dan ga bisa mengatur waktu dan fokus dengan baik.

Sebenarnya momen menjelang tahun baru adalah momen yang tepat banget bagi saya untuk mengevaluasi dan membuat resolusi. Saya berulang tahun menjelang pergantian tahun. Ulang tahun – evaluasi diri – membuat resolusi – tahun baru. Timing-nya bagus banget kan.

Akhir tahun 2017, saya pun bertekad, saya mesti buat resolusi untuk tahun 2018 dan seterusnya. Saya pilih memakai hashtag untuk resolusi tahunan saya, dan hashtag tahun 2018 ini adalah #PRODUKTIF. Saya tulis apa saja target yang ingin saya capai. Ada banyak hal tapi ga usah saya jembreng di sini semua. Cukuplah saya simpan, saya laksanakan, dan semoga Allah mudahkan.

Tapi bolehlah saya share di sini resolusi terkait blogging karena berkaitan dengan blog saya ini. Resolusinya simpel aja sih, saya ingin rutin menulis, minimal publish 2 post per minggu. Dan khusus untuk bulan Januari 2018 ini, saya ingin mencoba one day one post demi menuntaskan semua draft di Evernote saya.

Draft-nya sih isinya baru list judul dan semua tentang hal yang saya alami di 2017 terkait 3 topik utama yang saya pilih untuk blog ini: parenting, traveling, wedding. Jadi maafkan saya kalau ceritanya banyakan asalnya dari kejadian tahun lalu, heuheu.

Kenapa masih mau beresin cerita lama? Karena ini juga sebagai jurnal pribadi buat saya. Saya tau otak saya ga bakal bisa menyimpan semua memori dengan detail untuk jangka waktu panjang. Mumpung sekarang masih tersimpan, saya pindahkan saja ke tulisan. Dan tentu saya berharap tulisan saya bermanfaat buat pembaca.

Trus saya mau naik level dikit deh sebagai blogger. Dulu saya menulis lebih untuk konsumsi pribadi. Saya jarang banget mempublikasikan tulisan saya. Kalau ada yang baca alhamdulillah, kalau ga ada ya sudahlah. Bahkan kadang ada beberapa tulisan yang saya pikir jangan sampai deh dibaca banyak orang, haha.

Dulu ada perasaan malu saat mempublikasikan tulisan sendiri. Isinya terlalu personal, belum tentu bermanfaat. Tapi setelah nyoba blogwalking lagi, jadi sadar bahwa postingan blogger itu bervariasi banget. Yang nulis seadanya bahkan tata tulisnya berantakan aja masih pede, jadi kenapa saya mesti malu? Akhirnya sekarang makin pede, dan syukurnya masih ada perasaan bahwa saya masih mesti banyak belajar serta memperbaiki dan meningkatkan kualitas tulisan saya ke depannya. Semangat lah ya kalau begitu. S.E.M.A.N.G.A.T!!!

Dan saya juga udah gabung beberapa komunitas blogger, setelah beberapa bulan, kerasa memang bedanya gabung dengan komunitas. Bergabung dengan komunitas jadi lebih terasa atmosfer dunia blogging, bikin jadi semangat juga buat nulis. Makin banyak kenal blog lain, makin banyak dapat info yang bermanfaat.

Segitu dulu deh untuk mengawali 2018. Terima kasih sudah berkunjung ke sini, dan selamat membaca! 🙂

Salam,

signature

Leave your comment