Hal-Hal yang Akan Berubah Setelah Pandemi COVID-19 Berakhir

Pernah dengar istilah “new normal” selama menyebarnya COVID-19 ini? Pandemi ini sudah banyak sekali mengubah berbagai aspek dalam kehidupan kita. Hal-hal yang dulunya mungkin butuh pembahasan bertahun-tahun supaya diterapkan, tiba-tiba harus bisa dilaksanakan dalam sekejap. Contoh gampangnya: bekerja dari rumah.

Berbagai kebiasaan yang mau tidak mau harus dilakukan pun jadi ramai dibicarakan. Semua orang jadi belajar lagi bagaimana cara cuci tangan yang benar. Orang-orang jadi harus membersamai anak-anaknya di rumah karena sekolah tutup. Ibu-ibu kudu masak lagi di rumah karena ga selalu bisa mengandalkan beli di luar.

Baca juga: Perubahan Kehidupan Sehari-Hari Ketika Lockdown COVID-19 di New Zealand

Hal-Hal yang Akan Berubah Setelah Pandemi COVID-19

Katanya hal yang sama yang dilakukan dalam jangka waktu lama bisa berubah jadi kebiasaan. Pandemi COVID-19 ini sudah berlangsung cukup lama, dan sepertinya masih bakal lama, heuu. Jadi sangat mungkin hal-hal yang kita jalankan selama diam di rumah ini bakal jadi kebiasaan baru kita. The new normal. Definisi kehidupan sehari-hari yang normal bakal berubah setelah pandemi COVID-19 ini berakhir.

Yang terbayang bakal berubah setelah pandemi ini:

  • Terbiasa dengan di rumah aja dan mau berbagai layanan dari rumah aja. Sejak diharuskan diam di rumah, pergerakan orang-orang berkurang. Layanan yang bisa diantar ke rumah pun bermunculan. Sebagian orang akan nyaman dengan ini dan melanjutkan kebiasaan ini.
  • Inovasi bisnis secara online terus berlanjut. Sejak pandemi ini, banyak pelaku bisnis yang mesti muter otak biar bisnisnya bisa tetap jalan. Yang dulu cuma jualan di pasar atau yang jualan keliling perumahan warga, mulai membuka layanan online delivery. Ini bisa diteruskan ke depannya.
  • Makin banyak yang memperbolehkan kerja dari rumah. Mungkin sih, apalagi kalau selama work from home sekarang ini ternyata produktivitas karyawan masih tetap bagus. Saya ngarepnya ini bisa banget untuk ibu-ibu yang punya newborn, jadi abis cuti melahirkan masih boleh kerja dari rumah, hihi.
  • Terbiasa dengan masakan rumahan. Selama di rumah aja, ada yang kembali masak lagi di rumah, ada yang jadi belajar memasak, ada juga yang mungkin baru sadar ternyata dia bisa dan enjoy memasak. Di Tiongkok katanya sekarang gitu, walau udah ada restoran buka, orang-orang masih prefer bawa bekal sendiri. Di Indonesia mungkin ga seekstrim itu juga sih karena delivery makanan sepertinya masih tetap jalan.
  • Terbiasa dengan online meeting atau video conference. Sejak pandemi ini aplikasi video conference terutama Zoom jadi naik daun. Bukan tidak mungkin kebiasaan bertemu secara virtual ini bakal terus berlanjut.

Hal-Hal yang Jadi Terasa Berharga Sekali Setelah Pandemi COVID-19

Kadang kita baru merasa sesuatu itu berharga kalau kita sudah kehilangan, hiks. Selama COVID-19 ini ada banyak hal yang hilang dari kehidupan kita. Kita mulai merasakan betapa berharganya hal-hal yang dulu mungkin kita anggap remeh atau tidak pernah jadi perhatian.

Baca juga: COVID-19 dan “Buku” Cerita Bergambar Karya Akas Tentang Coronavirus

Mungkin nanti perasaan kita bakal lega dan bahagia luar biasa ketika ketemu lagi dengan hal-hal yang sempat hilang itu. Contohnya:

  • Bernapas dengan lega. Tak perlu pakai masker, tak perlu waswas dengan orang-orang yang ada di sekitar kita.
  • Bertemu, berjabat tangan, cipika-cipiki dengan keluarga, teman, dan sahabat. Tidak perlu jaga jarak lagi dengan orang lain.
  • Berkumpul bersama-sama dalam berbagai momen acara. Mau acara dengan sedikit orang atau hingga puluhan ribu orang yang hadir, rasanya tetap aman dan damai.
  • Bisa beribadah kapan pun di tempat ibadah. Tak perlu ribut lagi soal boleh atau tidaknya.
  • Mendengar suara adzan seperti biasa. Di beberapa tempat lafadz adzan berubah, menyesuaikan larangan shalat berjamaah di masjid. Ketika lafadz adzan kembali seperti biasa, rasanya pasti bahagia.

Harapan Setelah Pandemi COVID-19 Berakhir

Selalu ada hikmah dari setiap kejadian, termasuk pandemi COVID-19 ini. Ada hal-hal positif yang bermunculan dan saya harap tidak hilang walaupun pandemi sudah berakhir nanti. Apa saja?

  • Kebiasaan cuci tangan dan etika bersin/batuk. Ini jangan sampai hilang karena manfaatnya juga baik untuk kesehatan sendiri ataupun kesehatan masyarakat.
  • Berkurangnya polusi. Banyak tempat yang memberitakan udara jadi lebih bersih sejak orang di rumah aja. Langit biru, gunung-gunung di kejauhan bisa terlihat. Ga heran ada yang bilang COVID-19 ini sistem imunnya bumi, bumi membersihkan dirinya dari kerusakan, polusi, dan pemanasan global yang ditimbulkan manusia. Semoga bumi bisa tetap bersih setelah ini.
  • Kebiasaan peduli dan membantu sesama. Di Indonesia gotong royongnya masih tinggi kok, saya percaya masih banyak yang mau berbuat baik pada sesama. Semoga setelah pandemi ini kita masih terus memperhatikan dan membantu kaum lemah di sekitar kita.
  • Tetap dekat dan membersamai anak. Dengan di rumah aja, kita kembali memperhatikan segala hal tentang anak kita. Mungkin dulu ada hal-hal yang luput ketika anak masih bersekolah.

Begitu kira-kira bayangan saya tentang life after COVID-19. Belum tentu kejadian semua sih, tapi yang baik-baik ya semoga terjadi, hehe.

Untuk saat ini yang penting ikhtiar maksimal dan doa terus dulu ya semoga COVID-19 ini segera pergi, atau manusia segera ketemu solusi untuk mengatasinya. Aamiin aamiin ya rabbal ‘alamiin.

Salam,

Reisha Humaira

2 tanggapan untuk “Hal-Hal yang Akan Berubah Setelah Pandemi COVID-19 Berakhir

  • 27 April 2020 pada 12:49
    Permalink

    Aamiin teteh.. bener banget byk hikmah dibalik pandemi ini , bru saja kepikiran dan langsung dibawa ke sini, masyaa Allah.. salam kenal dari ujung papua ya teh.. hehe

    Balas
  • 27 April 2020 pada 21:08
    Permalink

    karena pandemi, kita sadar mengenai pentingnya 3 hal: keluarga, kesehatan dan kebersihan

    Balas

Leave your comment

%d blogger menyukai ini: