Barang-Barang yang Dibutuhkan biar WFH Tetap Lancar

Bagaimana caranya biar work from home (WFH) alias kerja dari rumah bisa berjalan dengan lancar dan nyaman? Tentu saja kita membutuhkan peralatan, suasana, serta aplikasi yang menunjang keberjalanan WFH ini.

Berbeda dengan kantor yang memang dirancang sebagai tempat bekerja, di rumah jelas tidak bisa disamakan. Sebagian orang mungkin punya ruang kerja sendiri, sebagian lainnya tidak, termasuk saya, hehe. Buat yang ga punya ruang kerja kayak saya ini, walau fasilitas ga selengkap kantor, tetap mesti diusahakan gimana caranya biar bisa tetap nyaman saat bekerja.

Baca juga: Aplikasi untuk Komunikasi dan Koordinasi dengan Rekan Kerja Saat WFH

Atur mindset tentu perlu, tapi juga ada barang-barang yang buat saya wajib ada untuk bekerja. Apa saja?

Laptop

Karena saya kerjaannya coding, laptop adalah barang wajib. Kalau ga ada ya ga bisa kerja, hehe. Semua hal terkait pekerjaan saya lakukan via laptop. Ngeblog juga mayoritas dari laptop. Nonton juga di laptop. Hampa hidupku tanpa laptop. #eaaa

Smartphone

Ini barang wajib punya juga walau sebenarnya untuk urusan kerjaan juga ga gitu banyak dipakai sih, huehe. Terkait kerjaan, smartphone biasanya saya pakai untuk komunikasi atau meeting dengan rekan kerja aja kalau saya lagi malas duduk di depan laptop atau lagi di luar.

Internet Unlimited

Ga sebatas internet, saya butuhnya yang unlimited, hehehe. Memang bakal bayar lebih mahal untuk internet ini, tapi karena butuh ya mesti dialokasikan dananya untuk itu. Selama bekerja saya mesti selalu terkoneksi dengan internet, butuh banyak browsing juga kalau bingung coding-nya gimana. Kalau paket datanya terbatas, bisa stres saya mikirin udah berapa paket data yang terpakai, huhuhu.

Earphone

Earphone biasanya saya pakai kalau ada meeting atau mau mendengarkan sesuatu tanpa bikin ribut di dalam rumah. Tapi saya hampir ga pernah pakai earphone untuk dengar musik sambil bekerja, karena saya tipe yang ga bisa konsentrasi kalau ada suara-suara apalagi lagu. Saya cukup pakai earphone bawaan smartphone saya walau dari laptop pun. Ga ribet saya mah urusan earphone. Ga butuh beli headset mahal atau apalah. Buat saya sama-sama aja suaranya, ahaha.

Meja dan Kursi

Saat bekerja, saya merasa lebih nyaman jika menggunakan meja dan duduk di kursi. Walaupun di kursi posisi duduknya bersila pun, tetep kerasa lebih nyaman aja dibanding duduk di lantai dan pakai meja pendek. Karena lantai lebih dingin kali ya? Untuk meja dan kursi pun saya ga ribet kok, pakai apa yang ada aja. Ga paham saya kalau ada yang beli kursi yang harganya berjuta-juta, wkwk. Yaa mungkin ada kaitan dengan faktor ergonomis segala macam ya, tapi dengan kondisi saat ini buat saya tetap ga perlu, hehe.

Itu aja sih rasanya barang-barang yang wajib ada buat saya saat WFH. Tanpa itu rasanya ada yang kurang dan kerja jadi terasa kurang nyaman. Barang selain itu sih sifatnya ekstra aja. 

Baca juga: 25 Pilihan Pekerjaan Non Full Time untuk Ibu Rumah Tangga Selain Berjualan

Kalau suasanya gimana? Yaa jujur aja saya ga punya meja kerja yang bersih, rapi, dan instagramable, haha. Ini meja berantakan banget. Ada buku-buku yang sudah diselipi kertas antah berantah, ada aneka kabel yang menuh-menuhin space, ada mainan dan printilan Akas yang bertebaran di sebagian besar area meja. Tapi selama space untuk laptop saya aman, yang berantakan itu ga gitu mengganggu sih, hihi. Paling kalau ada video meeting saya mesti pindah tempat biar background di belakang saya tampak lebih enak dilihat, ahaha.

Kalau kamu bagaimana?

Salam,

Reisha Humaira

2 tanggapan untuk “Barang-Barang yang Dibutuhkan biar WFH Tetap Lancar

  • 2 Mei 2020 pada 09:57
    Permalink

    meja kerja waktu wfh pakai meja komputer,komputer PC nya disingkirin. jadi pakai laptop. karena mejanya kecil jadi isi meja cuman tempat alat tulis sama laptop. mungkin yg bikin ‘kotor’ latar belakang yaitu tempat tidur yang berantakan. Kalo pas di VC sama orang kantor, ya cuek hahaha, diakali sama posisi handphone yang nggak mengarah ke kasur

    Balas
    • 5 Mei 2020 pada 23:37
      Permalink

      haha, saya juga kalau video call juga pindah posisi, biar background yang terlihat lebih pantas. biasanya nyender ke dinding, hehe.

      Balas

Leave your comment

%d blogger menyukai ini: