Reyhan & Rahayu
akan menikah dalam
di Padang, 23 April 2017

Tentang Kami

cinta penuh keberkahan dan keridhaan dari-Nya ; cinta hakiki yang selayaknya dan sepatutnya untuk diperjuangkan

Rahayu Iswara

Putri pertama dari tiga bersaudara, lahir di Bukittinggi dari pasangan Mukhlis Khalid dan Asmawati. Lulus dari SMA Negeri 1 Padang tahun 2009, Rahayu melanjutkan pendidikan di Universitas Bakrie (dh. Bakrie School of Management) Jakarta.

Lulus pada tahun 2013, Rahayu memulai bekerja di Kantor Akuntan Publik BDO Tanubrata Sutanto Fahmi dan Rekan hingga akhir 2014. Selanjutnya Rahayu bekerja di PT. Asuransi Adira Dinamika sebagai Internal Auditor hingga pertengahan 2016.

Pada Agustus 2016, Rahayu melanjutkan pekerjaannya di Otoritas Jasa Keuangan dalam program Pendidikan Calon Staff (PCS) dan kini ditempatkan di Departemen Pengendalian Kualitas dan Manajemen Risiko (AIMRPK) di Jakarta.

Reyhan Ikhsanul Rizky

Putra kedua dari empat bersaudara, yang terlahir kembar dari pasangan Mardjunis Usman (alm.) dan Efrina (almh.). Lulus dari SMA Negeri 1 Padang tahun 2009, Reyhan mulai merantau untuk meraih pendidikan tingginya di Kota Bandung, tepatnya di Jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selepas lulus dari ITB tahun 2013, Reyhan langsung bekerja di PT. Holcim Indonesia, perusahaan semen multinasional bagian dari LafargeHolcim Group global.

Selama berkarir di dunia profesional, Reyhan sempat berdomisili di Bogor, Jakarta, Malang, dan Solo. Saat ini, Reyhan dipercaya bertanggungjawab terhadap penjualan semen curah wilayah operasional Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, dan Bali.

Tersembunyi atau terlihat, ada sebuah pemisah antara laki-laki dan perempuan sampai sebuah pernikahan menyatukan mereka.

2006-2009: High School Life

Meski sama-sama menghabiskan 3 tahun di SMAN 1 Padang, Reyhan dan Rahayu tidak pernah benar-benar saling berinteraksi. Saling mengetahui, namun tidak pernah berkomunikasi. Hal ini disebabkan Reyhan dan Rahayu tidak pernah menempati kelas yang sama, dan memiliki minat dan aktivitas di luar kelas yang berbeda.

2009-2013: Campus Life

Reyhan dan Rahayu sama-sama menjalani pendidikan tinggi. Reyhan mengambil jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB), sementara Rahayu mengambil jurusan Akuntansi Bakrie School of Management.

Selain studi, Reyhan sempat berdagang dan memiliki beberapa project lepas, lalu kebanyakan beraktivitas di Unit Kesenian Minangkabau, Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil, Keluarga Mahasiswa, dan kegiatan Ikatan Orangtua Mahasiswa. Sementara Rahayu banyak terlibat di kegiatan kampus seperti Paduan Suara Mahasiswa, Rohani Islam, Badan Eksekutif Mahasiwa, serta terlibat di kegiatan sosial 1001 Buku.

4 tahun menjalani fase kehidupan kampus, Reyhan dan Rahayu benar-benar sibuk dengan dunianya masing-masing.

Juli 2014: First Meeting

Pertemuan dan perkenalan pertama Reyhan dan Rahayu. Kejadian itu terjadi di Bandara Internasional Minangkabau di Padang, ketika Reyhan dan Rahayu sama-sama pulang saat liburan Idul Fitri.

Bertemu di Tranex (angkutan khusus bandara), Reyhan dan Rahayu berkomunikasi untuk pertama kalinya, dan berlanjut dengan saling berbagi nomor kontak.

November 2014: The Commitment

Setelah saling berkomunikasi lebih intens, Reyhan dan Rahayu sama-sama menemukan kecocokan diantara satu dan yang lainnya. Reyhan dan Rahayu mulai berkomitmen untuk menjalani hubungan ke tahapan yang lebih serius. Saat itu Rahayu memberikan persyaratan untuk menemui orang tuanya dan meminta izin terlebih dahulu agar dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Juli 2015: The Promise

Reyhan menepati janjinya untuk meminta izin kepada orang tua Rahayu, untuk menyatakan komitmennya. Saat itu, Reyhan memberikan dan menjelaskan planning dan visi ke depannya, termasuk bahwa pernikahan direncanakan diadakan setelah adik bungsu Reyhan menyelesaikan pendidikan tingginya, sekitar tahun 2017.

Juli-Desember 2016: Silaturahmi Keluarga

Setelah pertemuan Juli 2015 tersebut, keluarga inti Reyhan dan Rahayu saling bersilaturahmi agar semakin mengenal satu sama lain. Sekitar bulan November 2016, keluarga inti berdiskusi dan diputuskan bahwa rencana pernikahan akan dilakukan di tahun 2017, sekitar bulan April.

Februari 2017: Maminang

Maminang merupakan bagian dari rangkaian acara adat pernikahan di Minangkabau, ditandai dengan pertemuan keluarga besar Reyhan dan Rahayu. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bersama tanggal pernikahan dan resepsi, serta hal-hal teknis terkait penyelenggaraan pernikahan dan resepsi nantinya.

Undangan Pernikahan

Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah, perkenankanlah kami:

Reyhan Ikhsanul Rizky, S.T. (Reyhan)

Putra kedua dari Bapak Mardjunis Usman, S. E. MBA (alm.) & Ibu Efrina, S. H. (almh.)

dengan

Rahayu Iswara, S.Ak. (Rahayu)

Putri pertama dari Bapak Mukhlis Khalid & Ibu Asmawati, S. Pd.

Untuk melaksanakan syariat agama-Mu, mengikuti sunnah Rasul-Mu, dalam membentuk ikatan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.

Akad Nikah insyaallah akan diselenggarakan pada:

Hari Sabtu, 22 April 2017
Pukul 09.00 WIB s.d. selesai
Bertempat di Masjid Al-Jihad
Jl. Jihad IV, Kel. Kubu Dalam Parak Karakah, Padang

Dilanjutkan dengan syukuran pernikahan kami pada:

Hari Minggu, 23 April 2017
Pukul 11.00 WIB s.d. selesai
Bertempat di Kediaman Rahayu
Jl. Jihad No. 30A, Kel. Kubu Dalam Parak Karakah, Padang

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kami.

Turut Mengundang

Keluarga Bapak Mukhlis Khalid
Ibu Asmawati, S. Pd.
Keluarga Bapak Mardjunis Usman, S. E. MBA (alm.)
Ibu Efrina, S. H. (almh.)

Lokasi Acara

Akad 22 April

Masjid Al-Jihad

Jl. Jihad IV, Kel. Kubu Dalam
Parak Karakah, Padang

Resepsi 23 April

Kediaman Rahayu

Jl. Jihad No. 30A, Kel. Kubu Dalam
Parak Karakah, Padang

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.

Q. S. Ar-Ruum: 21

Reyhan itu...
Semasa SMA, Reyhan yang aku tau hanya sebatas anak olimpiade fisika yang cerdas (beda banget sama aku yang sangat anti-fisika), memiliki kembaran perempuan, dan seorang yang introvert.

Reyhan adalah sosok yang pekerja keras, bertanggung jawab, pintar, humoris, dan penyayang. Walaupun katanya dia ga begitu sabar, tapi Reyhan yang aku tau sangat penyabar dan optimis. Kami memiliki sangat banyak perbedaan, tapi itulah yang menjadikan kami belajar menghargai perbedaan dan memperbaiki kekurangan-kekurangan.

Reyhan bagi aku adalah jawaban atas doa selama ini.
— kata Rahayu tentang Reyhan
Rahayu itu...
Rahayu sosok yang aktif, cerdas, dan ramah. Itu kesan pertama kali yang saya dapatkan ketika semasa SMA. Ketika kami mulai intens berkomunikasi, kesan tersebut ternyata benar adanya.

Rahayu memiliki sifat luar biasa ramah, mudah cair dalam situasi apapun, dengan didukung senyumnya yang menawan. Selain itu, Rahayu merupakan tipikal wanita yang cukup random dan seringkali out of the box. Pemikirannya mampu memberikan ide-ide baru dalam setiap fase yang kami jalani.

Hal terpenting bagi saya adalah karakter yang melekat di dirinya: jujur, rendah hati, dan mau senantiasa belajar. Bagi saya, Rahayu Iswara unik dan terbaik.
— kata Reyhan tentang Rahayu

Doa Nabi

Semoga Allah SWT menghimpun yang terserak, menjadikan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah bagi mereka berdua, yang dengannya Allah melimpahkan barokah-Nya sehingga keduanya dapat menjadi keluarga sumber hikmah bagi amalan pada umat.

Dengan ridho-Nya, kiranya Allah meningkatkan nilai robbani bagi keturunan mereka yang bernafaskan taqwa, tawakkal, dan shaleh, serta menjadikan mereka pembuka pintu-pintu rahmat yang menjadi sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat.

Dengan memurnikan keikhlasan, kami emban amanah-Mu dalam mengantar umat pada jalan syariat-Mu.

(Doa Nabi Muhammad SAW pada pernikahan putrinya Fatimah Azzahra dengan Ali bin Abi Thalib)

Buku Tamu