finances & administration

Mengganti e-KTP Setelah Pindah KK di Tangerang Selatan

Setelah pindah domisili dan mendapatkan Kartu Keluarga (KK) baru, berarti e-KTP kami perlu diganti. Alamatnya sudah berubah, tapi NIK mah tetap ya. Saya masih ingat drama panjang bikin emosi saat mengurus e-KTP beberapa tahun lalu. Alhamdulillah kali ini ga ada drama lagi, malah e-KTP-nya langsung jadi, yay!

Kami mendapatkan KK baru pada tanggal 11 Januari 2022. Setelahnya barulah saya coba cari info bagaimana caranya mengganti e-KTP. Begini pengalaman kami mendapatkan e-KTP baru di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Baca: Mengurus Pindah KK Antar Provinsi Secara Online

Persyaratan dan Tata Cara Penerbitan e-KTP Baru Karena Pindah Datang

Saya cek di web disdukcapil.tangerangselatankota.go.id, syarat untuk penerbitan e-KTP karena pindah datang adalah sebagai berikut.

  • Mengisi formulir F-1.02
  • KK Asli dari Kota Tangerang Selatan
  • e-KTP asli dari daerah asal

Untuk prosesnya sendiri, kita harus mendaftarkan permohonan pencetakan e-KTP dulu secara online di siakcapil.tangerangselatankota.go.id. Jadwal daftarnya cuma bisa pada hari kerja jam 12.00-16.00 WIB.

Setelah daftar dan dapat email konfirmasi dari Disdukcapil, kita bisa mendapatkan e-KTP baru lewat:

  • Ojol: kirim semua berkas dan bukti daftar online ke Disdukcapil lewat ojek online sesuai tanggal yang sudah dipilih pada jam 08.00-12.00 WIB (kecuali Jumat hingga jam 11.30 WIB).
  • Gerai Dukcapil di Mal: datang ke gerai Disdukcapil yang ada di mal sesuai tanggal yang sudah dipilih. Jadwal pelayanannya hari Sabtu-Rabu jam 11:00-15:00 WIB (kecuali jam istirahat). Lokasi gerainya:
    • Mal Teraskota BSD, Serpong
    • Mal Living World Alam Sutera, Serpong Utara
    • Mal Bintaro Plaza, Pondok Aren
    • Mal Pamulang Square, Pamulang
  • Gerai ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri): datang ke gerai ADM sesuai tanggal yang sudah dipilih. Jadwal pelayanannya hari Senin-Jumat jam 08:00-15:00 WIB (kecuali jam istirahat). Lokasi gerainya:
    • Mal Pelayanan Publik, Serpong (sebelah kantor Dukcapil)
    • Pemkot Tangsel, Ciputat (Gedung 1)
    • Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat Timur (Gedung Bussiness Centre)
    • Universitas Pamulang, Serpong (gedung baru di Viktor)

Untuk yang mau sekalian ganti foto atau tanda tangan di e-KTP, bisa pilih lokasi Mal Teraskota BSD, Serpong.

Advertisement

Pengalaman Mendaftar Online di Aplikasi SIAKCAPIL untuk Mengganti e-KTP

Untuk mendaftar permohonan ganti e-KTP, kita tinggal buka web SIAKCAPIL lalu login terlebih dahulu. Setelah login, klik menu Pendaftaran.

Berikutnya ada dua menu lagi yang bisa dipilih untuk cetak e-KTP, yakni “Cetak KTP el di Mall” dan “Cetak KTP el Sianduk Via Ojol & ADM”. Silakan pilih sesuai cara/lokasi yang diinginkan.

Saya memilih menu cetak e-KTP di mal karena berencana ke Mal Teraskota. Kami sengaja pilih Mal Teraskota walau agak jauh dari rumah karena mau sekalian ganti foto e-KTP.

Setelah pilih menu, akan muncul daftar nama anggota keluarga yang ada di dalam KK. Klik NIK yang mau didaftarin.

Ketika pertama kali coba daftar, saya bingung karena saya tidak menemukan form dan tombol untuk mendaftar. Udah ubek-ubek, kali aja salah klik, eh beneran ga ada.

Mana formnya?

Saya coba kontak WA Disdukcapil Tangerang Selatan, eh ga dibalas-balas. Kesel sendiri, padahal dulu saya juga pernah ngontak, lumayan cepat dibalasnya walaupun jawabannya ga nyambung dengan apa yang saya tanyakan, fyuh. Coba nelpon nomor telepon yang ada di web Disdukcapi juga ga nyambung.

Kemudian saya baru ngeh kalau ada link layanan pengaduan bernama JERAPAH. Saya coba klik lalu diarahkan untuk mengisi form. Ya udah deh saya coba isi. Tadinya saya pesimis form ini bakal ditanggapi, wong telepon dan WA aja susah. Eh ternyata dibalas donk.

Rupanya form pendaftarannya ga muncul karena foto kami sebelumnya tidak muncul di web. Saya ngeh sih foto ga muncul, tapi ga nyangka aja itu bisa bikin jadi ga bisa daftar.

Sayangnya yang dibenerin waktu itu baru form untuk suami saya. Alhasil saya bikin laporan lagi biar form untuk saya juga muncul. Daftarnya mesti masing-masing per-NIK soalnya.

Form yang udah dibenerin

Di form pendaftaran, kita bisa pilih lokasi dan tanggal kedatangan ke gerai Disdukcapil. Tanggal ini rupanya hanya bisa pilih untuk rentang waktu 7 hari ke depan, dan biasanya H+1 atau H+2 itu udah penuh slotnya. Jadi kalau daftar sebaiknya seminggu sebelum tanggal yang diinginkan aja.

Setelah daftar, kita akan diarahkan untuk meng-upload persyaratan. Saya upload deh scan-an formulir F-1.02, KK Tangsel, sama e-KTP lama. Formatnya mesti gambar .jpg dengan ukuran maksimal 1 MB.

Sekitar dua hari kemudian kami pun mendapatkan email konfirmasi bahwa pendaftaran kami berhasil diproses dan dipersilakan datang ke Mal Teraskota BSD sesuai tanggal yang sudah dipilih.

Pengalaman Mencetak e-KTP Baru di Mal Teraskota BSD, Serpong

Kami memilih jadwal ganti e-KTP tanggal 22 Januari 2022. Kami datang ke Mal Teraskota sekitar jam 11 siang dengan membawa dokumen persyaratan serta bukti daftar online. Walau udah di-upload di SIAKCAPIL, ya bawa aja lah buat jaga-jaga.

Sampai di gerai Disdukcapil, kami langsung ikut antre di barisan orang-orang yang lagi berdiri. Ga gitu rame sih waktu itu.

Ada ibu-ibu yang antre di depan saya, pas giliran dia dipanggil petugas, yang ditanyai pertama kali adalah email konfirmasi dari Disdukcapil. Ternyata si ibu ga punya emailnya, jadi ditolak deh sama petugas. Jadi sebelum datang, pastiin dulu sudah ada email konfirmasi, dan email itu baru didapat kalau kita sudah daftar dan meng-upload semua persyaratan yang diminta.

Suasana gerai Dukcapil di Mal Teraskota

Tiba juga giliran kami. Petugas mengecek dokumen kami, lalu kami nanya apa bisa sekalian ganti foto.

Nah terkait ganti foto ini, saya sempat browsing dan ada yang menyebutkan kalau foto e-KTP itu cuma bisa diganti dengan alasan yang kuat. Misal nih perempuan yang dulunya ga berjilbab, lalu sekarang udah berjilbab.

Tapi waktu itu petugasnya bilang boleh. Hoho. Untuk mengganti foto ini kami diminta untuk mengisi Surat Pernyataan Ganti Data Biometrik (bisa untuk ganti foto dan/atau tanda tangan). Isinya tentang apa yang mau diganti dan apa alasannya. Waktu itu sih kami isi aja alasannya: update foto terbaru. Hehe.

Surat pernyataan ini mesti ditandatangani di atas meterai. Sayangnya kami ga bawa meterai waktu itu. Nanya petugas, katanya sebenarnya bisa beli di sana, tapi stok mereka juga lagi kosong. Udah khawatir disuruh nyari meterai dulu, tapi petugasnya bilang ga apa-apa tanda tangan dulu aja, ntar meterai ditambahin belakangan sama mereka. Yo wes lah ga masalah. Untung ga dibikin ribet, hehe. Biayanya Rp15.000 per meterai.

Selanjutnya kami tinggal menunggu dipanggil. Saya amati prosesnya termasuk cepat, apalagi yang datang cuma buat cetak e-KTP baru.

Tiba giliran saya dipanggil. Saya konfirmasi ke petugas mau ganti foto, lalu diarahkan untuk duduk di spot foto. Setelah difoto, petugasnya minta cek apakah sudah oke, kalau belum oke bisa coba foto ulang.

Jangan ekspektasi tinggi sama hasil fotonya ya, karena jauh lah kualitasnya dibanding foto di studio foto, wkwk. Udah pakai kamera DSLR padahal motonya, tapi hasil warnanya aneh. Minta ulang foto sampai hasilnya bagus juga ga enak kan, haha. Ya udahlah.

Setelahnya tinggal tunggu e-KTP-nya dicetak. Petugas juga meminta saya untuk menggunting e-KTP lama di kotak yang sudah disediakan. Ga pake lama, e-KTP baru pun langsung dicetak. Langsung jadi! Horeee.

Takjub sendiri rasanya melihat e-KTP baru bisa langsung didapat dengan proses yang mudah dan cepat. Ga perlu ada bantuan orang dalam lagi. Hepi nih rakyat kalau pelayanan publiknya kayak gini, hehe.

Advertisement

Catatan dan Tips Mengurus e-KTP Baru

Dari pengalaman saya mengganti e-KTP ini, ada beberapa hal yang bisa saya catat:

  • Hingga saat ini tiap daerah masih pakai sistem kependudukan sendiri-sendiri. Jadi untuk yang tinggal di wilayah lain, silakan cek ke Disdukcapil sesuai domisili masing-masing ya.
  • Buat warga Tangerang Selatan yang mau cetak e-KTP, pastikan sudah daftar online dulu. Datang langsung ke gerai ataupun ke kantor Disdukcapil-nya langsung, kalau belum daftar dan belum dikonfirmasi ga akan dilayani. Kalau ada masalah ketika daftar, isi aja form pengaduan JERAPAH itu.
  • Biaya yang saya keluarkan selama proses mengganti e-KTP ini hanyalah untuk beli meterai untuk Surat Pernyataan Ganti Data Biometrik. Itu pun karena saya mau ganti foto. Kalau ga ada yang berubah, gratis deh alias ga keluar biaya sama sekali.
  • Bulan lalu saya sempat iseng cek SIAKCAPIL, ternyata sempat juga pendaftaran e-KTP ditutup karena ga ada stok blangko. Tapi tadi saya cek udah bisa lagi.

Demikian pengalaman kami mengganti e-KTP setelah pindah KK. Waktu itu sebenarnya kami juga sekalian cetak Kartu Identitas Anak (KIA) untuk Akas, tapi saya tulis terpisah aja ya nanti, hehe. Semoga bermanfaat!

Salam,

Leave a Reply

Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

View Comments

  • Hi Mbak Reisha, terima kasih sharingnya. Sangat bermanfaat. Saya kebetulan sudah dapat KK baru dan sekarang ingin mengurus KTPel. Di tulisan Mbak, stepnya “Untuk mendaftar permohonan ganti e-KTP, kita tinggal buka web SIAKCAPIL lalu login terlebih dahulu. Setelah login, klik menu Pendaftaran.”

    Apakah ini tidak kebalik Mbak? Untuk bisa login harus mendaftarkan dan membuat akun dulu? Sayangnya saya coba pendaftaran pun gagal. Katanya NIK tidak ditemukan. Ada tips Mbak?

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

    • Halo mas. Bener mas, login dulu baru klik menu Pendaftaran. Kalau udah login, di dalamnya ada menu Pendaftaran juga, beda dengan Pendaftaran ketika belum login, hehe. Kurang lengkap saya nulisnya, bahwa untuk login brarti kita harus bikin akun (daftar) dulu.

      Untuk membuat akun, bisa coba ikutin petunjuk di https://disdukcapil.tangerangselatankota.go.id/uploads/informasi_lain/Tatacara_Online1.pdf

      Saya dulu kebetulan dibikinkan akunnya oleh orang kelurahan ketika saya urus perubahan data KK, jd saya ga pernah jg coba bikin akun sendiri.

      Cancel reply

      Leave a Reply

      Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

      • Hi Mbak terima kasih balasannya. Mbak Reisha dulu ada gap berapa hari ya antara KK elektronik pertama diterima di email dengan pembuatan akunnya? Saya udah coba ke kelurahan juga, katanya perlu waktu 2-3 x 24 jam untuk data terkonsolidasi si sistem. Katanya itu kenapa saat saya coba membuat akun (lewat menu Pendaftaran) dan memasukkan NIK, selalu muncul keterangan "NIK tidak ditemukan".

        Cancel reply

        Leave a Reply

        Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

        • Saya ga merhatiin jedanya berapa lama mas, soalnya waktu itu udah keburu dibikinin sm orang kelurahan, jd saya udah tinggal pake aja akunnya hehe

          Cancel reply

          Leave a Reply

          Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Wah bagus nih.. terima kasih sudah berbagi mbak

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Mba Raisha klo cetak EKTP form f-1.02 yg diisi kolom apa saja ....trm ksh sebelumnya

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

Share

Recent Posts

Perjalanan ASI Alin (3): Support System dan Balada Pumping

Di tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan seputar ikhtiar saya untuk meningkatkan produksi ASI. Kali ini… Read More

5 November 2024

Menjelajah Auckland dengan Bersepeda (1): The Stories

Dulu waktu awal-awal datang di Auckland, saya rasanya hampir tidak pernah melihat orang bersepeda. Terasa… Read More

25 Mei 2024

Pilih Tinggal di Jepang atau New Zealand?

Saya pernah tinggal di Tokyo, Jepang tahun 2010-2013. Saya juga pernah tinggal di Auckland, New… Read More

20 Mei 2024

Idul Fitri 1445 H (2024) di Bintaro

Mumpung masih bulan Syawal, Selamat Idul Fitri 1445 H ya semuanyaaa. Minal aidin wal faidzin.… Read More

22 April 2024

Sekilas Ramadhan 1445 H (2024) di Bintaro

Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan untuk ketemu Ramadhan lagi. Dan makin lama kok ya Ramadhan… Read More

21 April 2024

Menjelajah Auckland dengan Berlari

Kembali ke seri jelajah Auckland. Dulu saya sudah pernah menulis wilayah Auckland mana saja yang… Read More

19 April 2024