“Setiap ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk keluarga, dan hal ini bisa dimulai dari makanan yang kita sajikan untuk keluarga. Banyaknya informasi mengenai diet keluarga seringkali membuat bingung para ibu.”
“Mari belajar memahami cara diet yang sesuai untuk anggota keluarga agar bisa memilih diet yang tepat.”
Kutipan info acara ini membuat saya tertarik untuk mengikuti, karena di keluarga kecil kami sayalah yang bertanggung jawab menyediakan makanan untuk keluarga. Yaa memang kebanyakan ibu tugasnya begitu kan, heuheu.
Duluuu banget kalau mendengar kata “diet” maka yang terpikir oleh saya adalah usaha yang dilakukan orang untuk menurunkan berat badan. Kayaknya banyak juga kan yang berpikir begitu #caritemen. Padahal kan diet ga sebatas itu. Diet lebih ke arah pengaturan makanan yang dikonsumsi, jadi orang kurus pun bisa saja melakukan diet.
Acara yang diadakan Jumat, 29 September 2017 ini gratis dan menghadirkan narasumber dr. Grace Puspasari, M.Gizi. Pas hari H saya sempat mager buat ke sana karena mesti bawa Akas. Tapi akhirnya mager bisa dikalahkan juga, yay. dr. Grace menyampaikan materi berjudul “Diet Gizi Seimbang, Sudahkah Kita Melakukannya?”. Ini langsung saya tulis aja ya rangkuman materi acaranya ditambah catatan saya.
Oia gambar-gambar dalam tulisan ini saya googling, cari gambar yang sama persis atau mirip yang digunakan oleh dr. Grace dalam slide presentasinya, atau saya buat sendiri. Yang saya foto pakai HP jelek sih kualitas gambarnya, hehe.
Daftar Isi Tulisan Ini
Definisi kurus dan gemuk itu beda-beda pada tiap orang dan biasanya tergantung pada body image. Body image adalah bagaimana seseorang mempersepsi dan memberikan penilaian atas apa yang dia pikirkan dan rasakan terhadap ukuran dan bentuk tubuhnya, dan atas bagaimana kira-kira penilaian orang lain terhadap dirinya.
Lalu, apakah berat badan (BB) kita tergolong sehat? Ini bisa diukur dengan menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI). BMI bisa dihitung dengan rumus: berat badan dalam kg / tinggi badan dalam m2, atau bisa gunakan kalkulator BMI yang banyak tersedia online. Hasilnya dikelompokkan sebagai berikut.
Lalu, jika BB kita normal, apakah berarti kita sehat? Tentu tidak, karena kesehatan kita bukan diukur dari berat badan saja. Ada faktor lain yang perlu diperhatikan juga, seperti:
Obesitas menjadi salah satu isu penting saat ini? Kenapa? Ada 3 faktor utama1.
Oleh karena itu, penting sekali untuk menanamkan pola makan yang sehat sejak dari kecil. Jika kita mengalami obesitas, apa dampaknya untuk kesehatan kita? Banyak sekali ternyata. Obesitas meningkatkan risiko berbagai macam penyakit, seperti tertera pada infografik berikut2.
Jika memang sudah kegemukan dan ingin menurunkan BB, berapa banyak BB yang harus diturunkan? Penurunan BB 5-10% dari BB awal terbukti bermanfaat terhadap metabolisme tubuh, seperti memperbaiki kadar gula darah, lemak darah, dan tekanan darah. Penurunan BB yang baik yakni sekitar 1-2 kg/bulan.
Salah satu cara untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengatur makanan yang kita konsumsi, atau lebih dikenal dengan diet. Saat ini pilihan diet itu banyak sekali, tapi manakah diet yang baik? Manakah diet yang cocok untuk kita?
Menurut ilmu kesehatan, diet yang baik itu memiliki kriteria sebagai berikut.
Jadi diet yang baik itu harusnya tidak membuat kita tersiksa saat menjalankannya. Diet yang baik tidak bisa disamakan untuk semua orang karena tiap orang punya kebutuhan dan preferensi yang berbeda, sehingga porsi dan jadwal makan harus disesuaikan.
Ada orang yang makannya cuma di jam makan utama, tapi makannya banyak sekali dan harus sampai kenyang. Yang seperti ini lebih cocok mengurangi makan dengan memperbanyak minum. Dengan banyak minum lambung akan terasa penuh sehingga bisa lebih cepat terasa kenyang.
Ada juga orang yang makannya sedikit tapi sering ngemil. Yang seperti ini lebih cocok diet dengan mengganti pilihan camilannya ke camilan yang lebih sehat dan lebih rendah kalori.
dr. Grace memberikan contoh diet mayo untuk dianalisis apakah diet ini baik atau tidak. Diet mayo memang sempat nge-hits dan diklaim dapat menurunkan banyak BB dalam waktu singkat. Berikut contoh menu diet mayo yang harus dijalankan selama 13 hari berturut-turut3.
Dari menu di atas terlihat sekali bahwa dalam diet mayo banyak sekali batasan apa yang boleh dimakan. Dan umumnya orang tidak akan merasa nyaman menjalankan diet seperti ini.
Kalau mau dianalisis lebih lanjut, mari coba kita hitung total Kalori yang masuk.
Total 600 kkal dari 50 g protein + 35 g lemak + 17 g karbohidrat.
Konsumsi segitu dalam sehari, Kalorinya terlalu kurang. Makanya ga heran BB bisa turun banyak dalam 13 hari saja, karena makanan yang dikonsumsi terlalu sedikit. BB memang berkurang sekian kg, tapi apa dampaknya buat tubuh?
Diet yang baik dapat diterapkan seterusnya dalam jangka panjang hingga mengubah gaya hidup kita menjadi lebih sehat. Tapi biasanya sulit sekali untuk memulai hal ini. Keinginan ada, tapi bagaimana memulainya?
Porsi makan yang baik adalah yang mengikuti Pedoman Gizi Seimbang, di mana komposisinya adalah 35% karbohidrat, 15% protein, 35 % sayur, dan 15% buah4.
Baca juga: Sarapan Sehat, Praktis, dan Bergizi Seimbang
Untuk memudahkan penghitungan, porsi makanan yang tepat biasanya menggunakan Ukuran Rumah Tangga (URT), di mana porsi dihitung menggunakan alat ukuran yang biasa digunakan dalam rumah tangga. Jumlah bahan makanan dalam daftar bernilai sama, oleh karenanya satu sama lain dapat saling menukar. Contohnya sebagai berikut.
Menu diet yang seimbang tetap memperhatikan kecukupan asupan harian dan menggunakan bahan makanan yang bervariasi. Berikut contoh menunya.
Di atas sudah ada contoh hitungan Kalori untuk makanan segar. Bagaimana dengan makanan kemasan?
Pada makanan kemasan, ada informasi penting yang sering sekali diabaikan kebanyakan orang, yakni Nutrition Facts atau Informasi Nilai Gizi. Bentuk dan cara membacanya kira-kira seperti ini5.
Bagian yang penting untuk diperhatikan antara lain:
Nah sering kali kita makan snack kemasan itu tanpa memperhatikan takaran sajinya. Misal beli potato chips sebungkus isi 45 g, takaran sajinya 15 g dengan energi total 80 kkal. Jumlah sajian per kemasannya 3, alias untuk 3 porsi, tapi biasa dimakan sendiri sekaligus sampai habis. Perlu diingat bahwa jumlah sajian yang dikonsumsi menentukan jumlah kalori yang dimakan. Jadi, jika kita mengkonsumsi sebungkus potato chips itu sampai habis, berarti konsumsi kalorinya 3 kali lipat juga, yakni 240 kkal. Bisa dibayangkan sendiri kalau kalorinya makin besar, dan biasanya snack seperti itu juga tidak mengenyangkan.
Tidak mudah untuk mempertahankan pola makan yang sehat sebagai gaya hidup selamanya. Oleh karena itu lingkungan yang mendukung itu sangat penting. Dalam keluarga, pola makan sehat ini bisa didukung dengan:
Jika kita sudah melakukan diet dan sudah mencapai BB ideal, apakah kita bisa berhenti diet dan kembali ke gaya hidup yang tisak sehat? Bisa tentunya, boleh boleh saja, tidak ada yang melarang, hehe. Tapi kenapa hanya terpaku pada BB? Banyak manfaat yang bisa didapat selain BB ideal, seperti:
—
Demikian catatan saya dari acara ini. Di tengah acara, dr. Grace sempat juga meminta peserta memperlihatkan bekal yang dibawa. Hasilnya, kebanyakan bekal yang dibawa kebanyakan karbohidrat dan kekurangan serat. Dan sepertinya sehari-hari kebanyakan kita masih seperti itu, huhu.
Buibu gimana? Udah menerapkan pola makan yang baik untuk keluarganya selama ini?
REFERENSI
Salam,
Di tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan seputar ikhtiar saya untuk meningkatkan produksi ASI. Kali ini… Read More
Dulu waktu awal-awal datang di Auckland, saya rasanya hampir tidak pernah melihat orang bersepeda. Terasa… Read More
Saya pernah tinggal di Tokyo, Jepang tahun 2010-2013. Saya juga pernah tinggal di Auckland, New… Read More
Mumpung masih bulan Syawal, Selamat Idul Fitri 1445 H ya semuanyaaa. Minal aidin wal faidzin.… Read More
Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan untuk ketemu Ramadhan lagi. Dan makin lama kok ya Ramadhan… Read More
Kembali ke seri jelajah Auckland. Dulu saya sudah pernah menulis wilayah Auckland mana saja yang… Read More
View Comments
Makanku masih berantakan nih dan beberapa bulan lalu tes kesehatan hasilnya ada yg kurang baik, harus mulai diet gizi seimbang
Loh, saya kan hadir juga di acara ini. Kita pas belum kenal kali ya. Catatanku ketinggalan di Pustakalana waktu itu, jadi terus lupa nulisnya. Cuma ingat materinya bagus banget. Thanks sudah buat catatan lengkapnya.
Iya teeeh. Kemarin lihat di blog pustakalana, di foto barengnya ada teh shanty juga. Dulu belum kenal teh soalnya waktu itu saya belum join komunitas apa2, belum join ODOP, hehe
makasih sahringnya
Jadi sedih baca ini, secaraaaa baju udah gak muat, dan susah banget buat diet.
Mencoba mengurangi jajanan gak sehat aja masih ngos-ngosan hiks