Pernah dengar istilah “new normal” selama menyebarnya COVID-19 ini? Pandemi ini sudah banyak sekali mengubah berbagai aspek dalam kehidupan kita. Hal-hal yang dulunya mungkin butuh pembahasan bertahun-tahun supaya diterapkan, tiba-tiba harus bisa dilaksanakan dalam sekejap. Contoh gampangnya: bekerja dari rumah.
Berbagai kebiasaan yang mau tidak mau harus dilakukan pun jadi ramai dibicarakan. Semua orang jadi belajar lagi bagaimana cara cuci tangan yang benar. Orang-orang jadi harus membersamai anak-anaknya di rumah karena sekolah tutup. Ibu-ibu kudu masak lagi di rumah karena ga selalu bisa mengandalkan beli di luar.
Baca juga: Perubahan Kehidupan Sehari-Hari Ketika Lockdown COVID-19 di New Zealand
Daftar Isi Tulisan Ini
Katanya hal yang sama yang dilakukan dalam jangka waktu lama bisa berubah jadi kebiasaan. Pandemi COVID-19 ini sudah berlangsung cukup lama, dan sepertinya masih bakal lama, heuu. Jadi sangat mungkin hal-hal yang kita jalankan selama diam di rumah ini bakal jadi kebiasaan baru kita. The new normal. Definisi kehidupan sehari-hari yang normal bakal berubah setelah pandemi COVID-19 ini berakhir.
Yang terbayang bakal berubah setelah pandemi ini:
Kadang kita baru merasa sesuatu itu berharga kalau kita sudah kehilangan, hiks. Selama COVID-19 ini ada banyak hal yang hilang dari kehidupan kita. Kita mulai merasakan betapa berharganya hal-hal yang dulu mungkin kita anggap remeh atau tidak pernah jadi perhatian.
Baca juga: COVID-19 dan “Buku” Cerita Bergambar Karya Akas Tentang Coronavirus
Mungkin nanti perasaan kita bakal lega dan bahagia luar biasa ketika ketemu lagi dengan hal-hal yang sempat hilang itu. Contohnya:
Selalu ada hikmah dari setiap kejadian, termasuk pandemi COVID-19 ini. Ada hal-hal positif yang bermunculan dan saya harap tidak hilang walaupun pandemi sudah berakhir nanti. Apa saja?
—
Begitu kira-kira bayangan saya tentang life after COVID-19. Belum tentu kejadian semua sih, tapi yang baik-baik ya semoga terjadi, hehe.
Untuk saat ini yang penting ikhtiar maksimal dan doa terus dulu ya semoga COVID-19 ini segera pergi, atau manusia segera ketemu solusi untuk mengatasinya. Aamiin aamiin ya rabbal ‘alamiin.
Salam,
Di tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan seputar ikhtiar saya untuk meningkatkan produksi ASI. Kali ini… Read More
Dulu waktu awal-awal datang di Auckland, saya rasanya hampir tidak pernah melihat orang bersepeda. Terasa… Read More
Saya pernah tinggal di Tokyo, Jepang tahun 2010-2013. Saya juga pernah tinggal di Auckland, New… Read More
Mumpung masih bulan Syawal, Selamat Idul Fitri 1445 H ya semuanyaaa. Minal aidin wal faidzin.… Read More
Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan untuk ketemu Ramadhan lagi. Dan makin lama kok ya Ramadhan… Read More
Kembali ke seri jelajah Auckland. Dulu saya sudah pernah menulis wilayah Auckland mana saja yang… Read More
View Comments
Aamiin teteh.. bener banget byk hikmah dibalik pandemi ini , bru saja kepikiran dan langsung dibawa ke sini, masyaa Allah.. salam kenal dari ujung papua ya teh.. hehe
karena pandemi, kita sadar mengenai pentingnya 3 hal: keluarga, kesehatan dan kebersihan