Aloha. Kembali lagi dengan celoteh-celoteh Akas. Kali ini saat Akas berumur 2 tahun 1 bulan. Ternyata lumayan banyak juga yang saya catat waktu itu. Biasanya seingatnya aja, hehe. Mencatat percakapan ini emang asiknya langsung ditulis setelah kejadian, simpan di notes. Soalnya kalau ga gitu ya bakal lupa, hehe.
Baca juga: What Akas Said #12 – #15
Daftar Isi Tulisan Ini
Kami sedang melihat buku Look inside Your Body, dan saya meminta Akas untuk menunjuk anggota tubuh pada gambar di buku. Kalau di badannya langsung sih sebagian besar udah bisa.
Ibu: Kakinya mana?
Akas: Ini. (menunjuk kaki)
Ibu: Perutnya mana?
Akas: Ini. (menunjuk perut). Buncit.
Ibu: Wkwkwk.
Kenapa buncit? Jadi perut Akas itu mayan buncit, dan kami suka becandain di rumah, “perut buncit siapa iniii”. Tampaknya dia pikir semua perut itu buncit. Padahal di gambar mah ga buncit. Duh ampun kk, hahaha.
Akas belum bisa menghitung sih tapi sudah kenal beberapa angka. Waktu itu dia lagi lihat-lihat buku First 100 Trucks and Things That Go. Di sana ada lift-the-flap gambar kendaraan dan gambar roda-rodanya ada berapa. Saya iseng nanya jumlah rodanya pada Akas.
Ibu: Truk Akas ada berapa rodanya?
Akas: Ada enaam.
Ibu: Kalau mobil sedan ada berapa rodanya?
Akas: Eemm, empaat.
Ibu: (mulai mikir, wih gile canggih juga ini) Kalau motor rodanya ada berapa?
Akas: Eemm, enaaam.
Ibu: (gubrak)
Wkwkwk. Baiklah, berarti dia ngasal aja nyebutin angka dan kebetulan aja benar, haha.
Ayah Akas biasa masih bekerja di rumah. Akas udah mayan ngerti sih kayaknya kalau ayahnya di depan laptop artinya sedang kerja. Saat itu ayahnya lagi kerja, lalu kebetulan ada klien nelepon, ayahnya sengaja menutup pintu biar bisa nelepon dengan tenang. Kalau Akas masuk pasti bakal ada distraksi. Nah mendengar ayahnya nelepon, Akas pun berkomentar.
Akas: Nelpon ayahnya, ga kerja. Lupa ayahnya. Lupa ibu.
Menurut Akas, katanya kerja, tapi kok nelepon, wkwk.
Walau udah bisa meniru, kadang masih ada kosakata yang ditiru dengan ngaco oleh Akas, contohnya ini.
Ibu: Kas, ikutin ya. Kwetiau.
Akas: Kutiwaw.
Ibu: Sanjai balado.
Akas: Cayang bado.
Belakangan Akas mayan sering bilang “oo gitu”. Nanya dikit, dijawab, trus bilang “oo gitu”. Kesannya kayak ngerti banget, padahal belum tentu juga ya, haha.
Akas: Ibu bobo jam beapa?
Ibu: Ibu bobo jam 9 nanti.
Akas: Oo gitu. (Lalu dengar suara motor). Motor ayah?
Ibu: Bukan. Ayah pulang malam nanti.
Akas: Oo gitu.
Ada yang tahu ga ya lagu ini? Ini lagu anak-anak dari zaman saya kecil dulu sih, haha. Lagu ini pun saya kenalin kepada Akas.
Shalat wajib, ada lima
Kita harus melakukannya
Jangan lalai, jangan lupa
Kita harus melakukannya
Percakapan hari itu.
Ibu: Kas, ibu mau shalat maghrib. Akas mau shalat?
Akas: Ndak, Akas udah shalat tadi.
Ibu: Shalat apa Akas tadi?
Akas: Shalat ada lima.
Baiklaaah…
Waktu itu saya sedang oles-oles vaseline ke tangan dan kaki. Akhir-akhir ini kulitnya kering parah banget, huhu. Akas yang melihat pun bertanya.
Akas: Ibu ndak papa ibu?
Ibu: Ibu lagi pake krim, kulit ibu kering.
Akas: Cepat sembuh ibu. (lalu mendekat dan mem-pukpuk punggung ibu).
Ibu: (terharuuu).
Dulu saya pernah ngasih Akas gambar beberapa binatang, masing-masing ada induk dan anaknya. Yang besar adalah ayah/ibunya, yang kecil adalah anaknya. Tapi saya ga nyangka dia menghubungkan hal ini dengan huruf. Saat itu lihat stiker dengan huruf “Uu”.
Akas: Ini (menunjuk huruf “U”) ayah U, ini (menunjuk huruf “u”) anak U.
Ibu: Haha. Itu huruf besar sama huruf kecil.
Salam,
Di tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan seputar ikhtiar saya untuk meningkatkan produksi ASI. Kali ini… Read More
Dulu waktu awal-awal datang di Auckland, saya rasanya hampir tidak pernah melihat orang bersepeda. Terasa… Read More
Saya pernah tinggal di Tokyo, Jepang tahun 2010-2013. Saya juga pernah tinggal di Auckland, New… Read More
Mumpung masih bulan Syawal, Selamat Idul Fitri 1445 H ya semuanyaaa. Minal aidin wal faidzin.… Read More
Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan untuk ketemu Ramadhan lagi. Dan makin lama kok ya Ramadhan… Read More
Kembali ke seri jelajah Auckland. Dulu saya sudah pernah menulis wilayah Auckland mana saja yang… Read More
Leave a Reply