new zealand

NZ Road Trip: Cruise di Milford Sound di Kala Hujan

Sabtu, 29 Juni 2019

Banyak yang bilang bahwa Milford Sound adalah salah satu tempat yang wajib dikunjungi di New Zealand. Tentu saja Milford Sound ini kami masukkan ke itinerary kami saat road trip kami di South Island di musim dingin tahun lalu, tak lupa cruise alias naik kapal menyusuri fiord-nya hingga ke Tasman Sea.

Baca: Itinerary dan Biaya Road Trip dengan Campervan di South Island, Winter 2019

Ada banyak cerita yang bisa ditulis terkait Milford Sound ini karena trip ke sana itu menghabiskan waktu seharian sendiri. Tapi kali ini fokus ke cerita cruise-nya dulu aja ya, huehe.

Ada Apa di Milford Sound?

Milford Sound, yang dalam bahasa Māori disebut Piopiotahi, adalah sebuah fiord yang terbentuk oleh aktivitas glasial dan kemudian dipenuhi oleh air laut. Fiord itu semacam lembah yang sempit, dan di New Zealand juga dikenal dengan istilah sound. Jadi “sound” di sini artinya bukan “suara” ya, hehe.

Selamat datang di Milford Sound

Kalau deskripsi awam saya, Milford Sound ini seperti teluk tapi sangat sempit, kiri kanannya dikurung oleh bukit-bukit batu yang sangat tinggi. Dan dari bukit batu itu banyak sekali air terjun.

Menikmati keindahan alam Milford Sound bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti tramping, kayak, cruise, hingga scenic flight. Yang umum dilakukan dan biayanya lumayan terjangkau adalah dengan cruise.

Advertisement

Memilih Cruise di Milford Sound

Ada beberapa penyedia cruise di Milford Sound, seperti Real Journeys, Southern Discoveries, Mitre Peak Cruises, Go Orange, Jucy Cruise, dan Cruise Milford. Tiap perusahaan itu menyediakan beberapa paket cruise yang berbeda.

Beberapa penyedia cruise Milford Sound

Tiket untuk cruise Milford Sound bisa dibeli online, di travel agent, ataupun langsung di tempat. Kami saat itu membeli tiket di bookme.co.nz, ambil cruise dari Go Orange (berasa produk Gojek, tapi kok oren, wkwk).

Kenapa memilih Go Orange? Karena ada promo dan jadwalnya ga terlalu pagi. Prinsipnya kami cari yang murah aja sih, haha. Saya ga cari review sama sekali sebelum booking, karena bayangan saya mirip-mirip aja cruise-nya, huehe.

Beberapa kapal untuk cruise di Milford Sound

Kalau ga gitu masalah dengan budget, menurut saya yang perlu diperhatikan saat memilih cruise itu adalah:

  • Ukuran Kapal
    Kapal yang digunakan untuk cruise ada yang berukuran kecil, juga besar. Ada kelebihan dan kekurangan masing-masing tentunya. Kalau kapal besar, saat cruise terasa lebih stabil saat melewati gelombang, tapi tidak bisa mendekat ke air terjun. Kapal kecil tentu lebih terasa bergoyang ya ketika ada gelombang, tapi bisa nyamperin air terjun, cocok buat yang mau rasain air terjunnya dari dekat, hehe.
  • Jadwal Cruise
    Dalam sehari ada beberapa jadwal cruise untuk tiap kapal. Katanya yang favorit itu sih yang tengah hari, sekitaran jam 1 siang. Tapi harga tiketnya biasanya lebih mahal, huehe. Yang lebih murah biasanya pagi atau sore, tapi kalau pagi berarti mesti berangkat pagi-pagi banget ke sananya, dan kalau sore berarti pulang dari sana mungkin udah gelap tuh.
  • Durasi Cruise
    Durasi cruise-nya juga beragam, kalau ga salah itu range 1.5 jam hingga 2.5 jam. Kalau durasinya pendek, katanya cuma menyusuri fiord. Kalau durasi panjang, cruise-nya bakal sampai ke Tasman Sea.

Perjalanan Menuju Milford Sound

Milford Sound ini lokasinya bisa dibilang sangat terpencil. Kota terdekat ke sana yakni Te Anau, dan dari Te Anau sendiri butuh perjalanan darat sekitar 2 jam untuk sampai ke sana. Kalau dari Queenstown bakal menghabiskan waktu hampir 4 jam. 

Padahal kalau dilihat di peta, jaraknya sebenarnya ga gitu jauh kalau ditarik garis lurus dari Queenstown. Tapi di tengah-tengahnya ada pegunungan sih, makanya ga ada jalan lain yang lebih pendek selain harus muter dulu melewati Te Anau, hehe.

Baca: Road Trip NZ: Perjalanan dari Auckland ke Queenstown Hingga Te Anau

Hari sebelumnya kami memilih menginap di Te Anau. Sebenarnya ada beberapa campground setelah Te Anau, bahkan di dekat Milford Sound-nya sendiri. Tapi waktu itu kami sampai di Te Anau pun udah malam, jadi mending kami nginap di Te Anau aja.

Perjalanan kami menuju Milford Sound dimulai dengan kurang baik, huhu. Kami telat berangkatnya. Baru berangkat jam 8 lewat, sementara kami harus mengejar cruise yang sudah di-booking untuk jam 10. Padahal udah tahu amannya ya kudu spare waktu perjalanan minimal 2 jam.

Advertisement

Sepanjang perjalanan rasanya jadi ga tenang, apalagi pak suami yang nyetir. Worst case-nya ya kami ketinggalan, tiket cruise murah yang sudah kami dapatkan seharga total NZ$90 jadi hangus, dan kami mesti beli tiket cruise lain yang harganya mungkin jauh lebih mahal.

Pak suami memilih ngebut sambil deg-degan parah. Gimana ga deg-degan, jalanan ke sana berbelok-belok dan kadang berbatu-batu kecil, ditambah cuaca gerimis. Saya cuma bisa bantu dengan doa. Hanya dengan izin Allah kami bisa sampai di Milford Sound dengan selamat, huhu.

Sampai di parkiran, waktu udah hampir jam 9.50 kalau ga salah. Kami buru-buru keluar, hujan udah turun pula. Dan ternyata dari parkiran ke dermaga mesti jalan rada jauh juga. Dari parkiran ga kelihatan sama sekali dermaganya. Aaaa.

Jalan dari parkiran ke dermaga Milford Sound

Akhirnya pak suami lari duluan, buat ngejar lapor ke cruise-nya bahwa kami datang. Saya dan Akas lari-lari menyusul di belakang. Bayangin lah itu ujan-ujanan ngajak anak kecil lari sekencang-kencangnya, huhu. Pintu bangunannya sudah terlihat, suami teriak cepetan. Lalu sama-sama kami lari-lari menuju kapal. Untung aja kapalnya belum berangkat. Fyuuuh.

Saya masih inget banget saat naik kapal itu saya cek jam, waktu menunjukkan pukul 9.58. Ngos-ngosan, tapi bersyukur banget kami ga jadi rugi ratusan dolar.

Pengalaman Cruise Menyusuri Milford Soud

Di dalam kapal, kami segera mencari tempat duduk yang enak untuk menaruh barang dan menghangatkan badan. Cuaca sungguh tidak bersahabat. Hujan turun, langit kelabu, ga ada tanda-tanda bakal cerah sedikitpun.

Milford Sound di awal cruise kami, hujan dan berkabut

Saya rasa ga ada yang berharap hujan turun saat traveling ya. Maunya kan langit biru cerah, yang pasti kece buat difoto, wkwk. Tapi di Milford Sound, kami mesti berteman dengan hujan.

Berkabut banget Milford Sound-nya, heu

Sebenarnya hujan ini udah diperkirakan sih. Saat road trip itu, pilihan waktu kami ke Milford Sound itu hanya di hari kedua atau sehari sebelum kembali ke Auckland, dan ramalan cuacanya sama aja, hujan. Jadi ya sudahlah. Toh katanya Milford Sound tetap bagus walaupun hujan.

Menikmati cruise Milford Sound saat hujan
Air terjunnya ada banyak

Sepanjang cruise kita akan dibawa menyusuri tebing-tebing di Milford Sound. Menatap landscape Milford Sound ini, kerasa banget betapa kecilnya kita manusia ini. Gunung-gunung itu terlihat megah dan agung. Kapal besar yang dinaiki pun kerasa ga ada apa-apanya.

Gunung dan air terjun di Milford Sound
Walau hujan, foto-foto tetap jalan, wkwk

Tidak hanya gunung-gunung, ada beberapa air terjun juga yang bisa kita lihat. Cuaca hujan tidak membuat kami berdiam di dalam kapal saja. Kami tetap sesekali keluar ke deck, karena sayang sekali rasanya kalau pemandangan spektakuler ini tidak dilihat secara langsung.

Airnya terlihat kebiruan di sini, ga diedit kok warnanya, hehe
Air terjun di Milford Sound

Ketika sudah kedinginan, kami kembali ke dalam kapal yang hangat. Perut mulai terasa agak lapar, kami pun memesan kentang goreng. Lumayan lah.

Cruise ini ternyata membawa kami sampai ke Tasman Sea. Sampai muaranya aja sih, lalu kapalnya putar balik lagi ke arah dermaga, menyusuri sisi tebing yang satunya lagi.

Air terjun lainnya, sayang ga tahu nama-namanya, hehe
Mejeng di deck kapal

Di tengah cruise cuaca berubah-ubah, kadang gerimis, kadang hujannya reda. Di laut malah cukup cerah, masih ada bagian langit biru yang terlihat. Milford Sound ini semacam punya cuacanya sendiri, yang sangat berbeda dari laut.

View Milford Sound dari Tasman Seaa
Tasman Sea, mayan ada langit biru dikit

Di Milford Sound, kalau ada rezekinya kita bisa lihat anjing laut, lumba-lumba, dan penguin. Hari itu kami cuma lihat 3 ekor anjing laut di atas Seal Rock. Not bad lah ya daripada tidak sama sekali, wkwk.

Beberapa anjing laut di Milford Sound
Itu tuh batu tempat anjing laut tadi

Bagian paling seru dari cruise saat itu menurut saya yakni saat kapalnya mampir ke air terjun. Ujung kapal dibawa mendekat ke air terjun sehingga kita bakal kecipratan air. Basah tapi seru! Seingat saya kapal yang kami naiki cuma sekali itu mendekat ke air terjun, sisanya lihat dari kejauhan aja.

Ada kapal lain yang duluan ke air terjun
Mendekat ke salah satu air terjun
Mayan kerasa deras air terjunnya kalau didekati

Setelah basah-basahan di air terjun, cuaca mulai tenang. Tidak hujan, tapi juga tidak cerah. Cukup untuk membentuk pelangi, hehe.

Pelangi di Milford Sound

Makin dekat ke dermaga, saya bisa melihat puncak gunung yang tertutup es. Landscape Milford Sound ini memang bikin takjub.

Pegunungan di Milford Sound
Landscape Milford Sound

Kapal pun akhirnya bersandar di dermaga. Kami segera turun dari kapal. Aaaah. Rasanya masih ingin menikmati Milford Sound ini lagi, saat cuaca cerah. Apa kudu balik lagi ke sana ya? Tapi jauh, haha.

Air terjun terakhir sebelum sampai dermaga

Tips Buat yang Mau Cruise di Milford Sound

Berikut beberapa catatan saya dari pengalaman cruise di Milford Sound.

  • Kalau mau pesan tiket cruise, coba cari di bookme.co.nz karena sering ada promo di sana. Mayan banget diskonnya dibanding harga normal. Kalau ga mau nyetir sendiri ke sana, bisa coba ambil paket tour dengan bus dari Te Anau.
  • Untuk perjalanan ke Milford Sound, perhitungkan waktu dengan baik. Kalau nyetir sendiri, amannya spare waktu perjalanan ±1 jam dari estimasi waktu Google Maps. Misal dari Te Anau ke Milford Sound kata Google Maps 2 jam, mending berangkatnya 3 jam sebelum jadwal cruise. Apalagi kalau musim panas, katanya pengunjungnya lebih ramai, jadi perjalanan bisa jadi lebih lama.
  • Saat cruise di Milford Sound sebaiknya pakai jaket waterproof atau bawa rain coat. Kerasa bermanfaat banget saat hujan ataupun saat seru-seruan di bawah air terjun, biar ga basah-basah amat, hehe. Dan kalau mau basah-basahan, sebaiknya bawa pelindung anti air buat HP atau kamera, hehe.

Kalau browsing pengalaman orang jalan-jalan ke New Zealand, kebanyakan bakal mampir ke Milford Sound ini. Ga heran sih karena memang menakjubkan. Tapi tidak hanya fiord-nya saja, sesungguhnya perjalanan antara Te Anau dan Milford Sound pun bakal melewati banyak landscape yang mengagumkan. Nanti saya cerita di tulisan berikutnya ya, hehe.

Salam,

Leave a Reply

Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

View Comments

  • Aku suka semua viewnya... cantiiiiik banget. Trus view jembatan ke dermaganya juga adeeeeem

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Sebenernya pas awal bikin itin NZ, aku ga masukin milford Krn LBH tertarik Ama kota lain waktu itu. Tapi setelah liat YT nya teman tapi menikahnya ayu Bing Slamet, lgs masukiiin hahahaha. Kayaknya memang bagus sih liat air terjunnya, trus liat si ayu makan fish n chips aja aidh lgs bikin pengen :p. Akutu gitu, lgs lemah liat makanan walo sbnrnya itu mah banyak di mana2 hihihihi... Semoga aku bnr2 bisa realisasiin liburan ke sini :(. Pandemi cepetlah berlaluuu :(

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • wow indahnya, yang jalan ke dermaga itu eksotis banget

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • ini cakepnya kebangetan mbak, kalau aku udah pasti banyakin foto foto dan melongo ngeliatin air terjun berjejer seperti itu
    dan view lembah yang seolah olah mengapit seperti teluk itu astagahhh kerennn

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

Recent Posts

Perjalanan ASI Alin (3): Support System dan Balada Pumping

Di tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan seputar ikhtiar saya untuk meningkatkan produksi ASI. Kali ini… Read More

5 November 2024

Menjelajah Auckland dengan Bersepeda (1): The Stories

Dulu waktu awal-awal datang di Auckland, saya rasanya hampir tidak pernah melihat orang bersepeda. Terasa… Read More

25 Mei 2024

Pilih Tinggal di Jepang atau New Zealand?

Saya pernah tinggal di Tokyo, Jepang tahun 2010-2013. Saya juga pernah tinggal di Auckland, New… Read More

20 Mei 2024

Idul Fitri 1445 H (2024) di Bintaro

Mumpung masih bulan Syawal, Selamat Idul Fitri 1445 H ya semuanyaaa. Minal aidin wal faidzin.… Read More

22 April 2024

Sekilas Ramadhan 1445 H (2024) di Bintaro

Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan untuk ketemu Ramadhan lagi. Dan makin lama kok ya Ramadhan… Read More

21 April 2024

Menjelajah Auckland dengan Berlari

Kembali ke seri jelajah Auckland. Dulu saya sudah pernah menulis wilayah Auckland mana saja yang… Read More

19 April 2024