new zealand

NZ Road Trip: Jalan Santai ke Blue Pools

Kadang saya merasa road trip kami di New Zealand itu terbilang jalan-jalan sehat, karena tiap road trip ada sesi hiking-nya, atau jalan kakinya lumayan banyak, hehe. Di road trip musim panas 2019 ini kami sebelumnya sudah hiking di Hooker Valley Track, Aoraki. Berikutnya kami masih jalan lagi ke Blue Pools, tapi ini rutenya lebih pendek dan santai banget sih, hehe.

Perjalanan dari Wanaka ke Blue Pools

Minggu, 15 Desember 2019

Hari sebelumnya, setelah puas menikmati Clay Cliffs, kami tetap melanjutkan perjalanan ke Wanaka. Di sana kami mampir sebentar ke Lake Wanaka.

Untuk tempat menginap hari itu, kami memutuskan ke DOC Cameron Flat Campsite yang terletak di daerah Makarora. Kami memilih di sana karena lokasinya dekat dari Blue Pools. Kami memang berencana untuk ke Blue Pools keesokan paginya.

Baca: Seri Campervan: Mencoba Berbagai Tipe Campground untuk Campervan di New Zealand

Dari Wanaka ke DOC Cameron Flat Campsite menghabiskan waktu sekitar satu jam. Tempat yang berkesan selama perjalanan satu jam ini yaitu The Neck. The Neck adalah daratan sempit yang memisahkan Lake Hawea dengan Lake Wanaka. Katanya dulu kedua danau ini menyatu, tapi sekarang terpisah oleh The Neck.

Dari The Neck ini kami berhenti dua kali untuk memotret pemandangan masing-masing danau. Di situ ada bukit juga, ada jalur hiking menuju Isthmus Peak. Tapi katanya rutenya agak berat. Kami tentu saja ga hiking ke sana, hehe.

Lake Hawea Lookout
Lake Wanaka Lookout

Jalan Pagi ke Blue Pools

Senin, 16 Desember 2019

Blue Pools sebenarnya tidak pernah masuk radar browsing saya, namun pak suami tahu. Yo wes, mari ngikut ajah.

Jalur ke Blue Pools dari parkiran tidaklah jauh. Jaraknya hanya sekitar 3 km PP. Jalurnya pun ga sulit. Posisinya di dalam hutan. Segar sekali ya rasanya pagi-pagi jalan di antara pohon-pohon hijau.

Memulai perjalanan ke Blue Pools

Setelah melewati jalan tanah, kami ketemu dengan jalur berkayu. Tak lama kemudian kami bertemu jembatan. Berasa de javu dengan hiking di Hooker Valley Track karena sama-sama ada jembatannya, hehe.

Masih semangat jalan-jalan
Jembatan menuju Blue Pools

Jembatan ini menyeberangi sungai yang airnya berwarna hijau pucat dan tampak tidak jernih. Saya udah suudzan duluan, seriusan Blue Pools-nya seperti ini? Emang lagi kotor gitu airnya? Ga menarik ya…

Jadi suudzon melihat warna sungainya
Ga sebiru yang dibayangkan

Sesampainya di seberang jembatan, barulah kami ketemu papan informasi. Keterangannya, Blue Pools: 2 min. Oh baiklah, belum sampai rupanya, jadi bukan itu Blue Pools-nya, wkwk.

Track setelah jembatan

Kami lanjut jalan lagi. Tak lama kemudian kami melihat jembatan lagi. Di bawah jembatan ini barulah terlihat si Blue Pools yang kami cari. Masya Allah, warnanya biru banget dan jernih. Biru kehijauan tepatnya. Saya jadi teringat Blue Spring Putaruru di Waikato, North Island.

Oh ini rupanya Blue Pools-nya
Masya Allah

Walau namanya “kolam”, Blue Pools ini sebenarnya bagian dari Makarora River. Tapi di bagian itu aliran airnya lebih tenang, lebih dalam, warnanya biru, mungkin karena itu terlihat seperti kolam ya #sotoy.

Foto dulu, hehe

Dari seberang jembatan kedua ini masih ada lanjutan track lagi, tapi kami tidak meneruskan perjalanan karena memang ga berencana lama-lama di sana. Kami memilih turun ke pinggir sungai aja.

View dari seberang jembatan kedua

Tak jauh dari jembatan itu ada dataran yang lumayan luas. Di sana penuh dengan batu. Banyak batu-batu pipih di sana dan tampaknya cukup banyak pengunjung yang menumpuk batu-batu itu setinggi yang mereka bisa.

Penuh batu
Menara entah karya siapa

Akas pun mencoba menumpuk beberapa batu. Lumayanlah ya ada mainan, hehe.

Mencoba bikin menara batu

Dari dataran itu kita bisa main di sungainya. Mungkin bisa juga berenang di sana, tapi kayaknya airnya dingin sih. Walau musim panas, waktu itu aja saya masih butuh jaket tipis ke sana, heuheu.

View ke arah Blue Pools

Beres main dengan batu kami langsung berbalik dan kembali ke parkiran.

Balik lagi ke parkiran

Sekilas Tentang Toyota Kiwi Guardians

Di perjalanan santai ke Blue Pools ini saya melihat ada tiang kecil dengan tulisan. Kebiasaan saya kalau nemu tulisan di tempat wisata, saya memilih memotretnya aja ketimbang menghabiskan waktu untuk membacanya di sana. Bacanya belakangan aja dari foto, hihi.

Maaf ya kodenya disensor, hehe

Seusai road trip, ketika melihat-lihat foto, saya baru ngeh tulisannya itu “To get your Kiwi Guardians medal, visit kiwiguardians.co.nz and enter the code”. Langsung deh saya coba buka website-nya.

Rupanya medali Kiwi Guardians ini adalah reward yang diberikan kepada anak-anak yang telah mengikuti aktivitas tertentu, atau sudah “berpetualang” ke tempat-tempat tertentu. Program ini mengajak anak-anak untuk belajar dan lebih dekat dengan alam.

Saya coba telusuri website-nya dan ketemulah dengan form untuk mengklaim Kiwi Guardians adventure medal. Medalinya berupa gantungan kunci. Saya coba isi formnya, iseng aja, soalnya kan ga tahu juga apakah programnya masih aktif atau tidak. Nothing to lose, toh ngisi form online doank.

Di form itu juga diminta kode yang ada di tiang yang saya foto itu. Ah, baru ngeh maksudnya kode itu untuk apa. Sepanjang road trip musim panas ini, saya menemukan tiang itu di Blue Pools dan Punakaiki Pancake Rocks. Saya isi deh formnya dua kali.

Dari form itu juga saya baru tahu ternyata pilihan lokasinya ada buanyak banget, tersebar di seluruh penjuru New Zealand. Di Aoraki rupanya juga ada, hanya saja kami ga melihat tiangnya waktu itu, heu. Jadi gemez.

Setelah beberapa waktu tiba-tiba ada kiriman di mailbox apartemen kami. Rupanya medalinya beneran dikirim. Waaah, berasa dapat hadiah. Medalinya sederhana aja sebenernya, tapi jadi berkesan karena memang ga expect apa-apa, hehe.

Medali dari dua tempat

Hanya saja medali ini cuma bisa dikirimkan ke alamat di New Zealand. Jadi buat traveler dari luar New Zealand, paling opsinya nitip ke teman yang tinggal di New Zealand, hehe. Buat yang tinggal di New Zealand, coba dicek deh list tempat-tempatnya, jadi kalau jalan-jalan ke sana, sekalian deh cari tiang berisi kodenya, hehe.

Begitulah pengalaman kami ke Blue Pools, ga banyak yang bisa diceritakan memang, hehe. Tulisan ini juga saya ikutkan ke dalam Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan Februari ini.

Ada yang berminat ke Blue Pools?

Salam,

Leave a Reply

Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

View Comments

  • Viewnya keren, Kak. Warna airnya juga menarik. Akses ke sana bagaimana, Kak untuk transportasi?

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

    • Untuk road trip di New Zealand biasanya kami sewa mobil atau campervan. Ga ada opsi kendaraan umum deh kayaknya ke sana karena agak jauh dari kota.

      Cancel reply

      Leave a Reply

      Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Cantik banget deh Reisha, biru banget, tadi aku langsung google ternyata birunya karena refleksi cahaya ya, keren.

    Aku suka deh sama Kiwi Guardian Medal itu, program yang bikin anak kecil semangat pastinya.

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • masyaallah ... teh Reisha senangnya dapat medali, berapa saat aku pramuka kalo selesai tracking dapat medali hi3 ...
    sekarang hobi lari juga banyak medalinya saat event ya ...
    seneng liat foto-foto kerennya ... dan pastinya suasana aslinya lebih indah.
    salam jalan-jalan

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Indahnya...:) Tiga km PP lumayan tidak membuat lelah ya Teh Reisha, apalagi mengajak anak kecil, plus medannya pun sudah nyaman buat jalan kaki. Dan areanya pun ga crowded ya sepertinya, tidak ada foto pengunjung lain yang terlihat. Kebayang sejuk dan segerrrnya, oksigennya pun melimpah...hhhmmmm. :)

    Suhunya berapa derajat saat itu, Teh Reisha? Foto-fotonya memuaskan untuk dinikmati, terutama buat saya yang belum pernah ke sana sekalipun ehehe. Makasiiiy ya Mamah Reisha :)

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Ya ampun Teh bagus banget ya mupeng deh. Wishlist aku nih NZ semoga kapan-kapan bisa kesana.

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Ya Allah kabita mau jalan-jalan ke sana, jadi teringat semalam mimpi pindah ke NZ bersama suami dan anak. Semoga bisa kesampaian di dunia nyata. Aamiin hihi

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Cantik banget warna Blue Pools nya Teh anaknya umur berapa pas diajak tracking? Hebat bisa ikut tracking sejauh itu

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Minat banget ke Blue Pools. Aku suka tu ide dapat medali gitu. Seru buat anak-anak. Eh Mama juga mau sih koleksi medali pencapaian traveling.

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Kreatif ya kepikiran aja bikin medali gitu. Tapi blue pools nya kirain bisa buat berenang juga. Kalau airnya dingin di musim panas, musim dingin udah pasti dingin banget dong.

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

  • Masya Allah cantik sekali pemandangannya… sayang ga bisa berenang ya di situ
    Makasih sharingnya teh. Walaupun belum kesampaian ke NZ setidaknya bisa menikmati lewat tulisan teteh.

    Cancel reply

    Leave a Reply

    Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

Share

Recent Posts

Perjalanan ASI Alin (3): Support System dan Balada Pumping

Di tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan seputar ikhtiar saya untuk meningkatkan produksi ASI. Kali ini… Read More

5 November 2024

Menjelajah Auckland dengan Bersepeda (1): The Stories

Dulu waktu awal-awal datang di Auckland, saya rasanya hampir tidak pernah melihat orang bersepeda. Terasa… Read More

25 Mei 2024

Pilih Tinggal di Jepang atau New Zealand?

Saya pernah tinggal di Tokyo, Jepang tahun 2010-2013. Saya juga pernah tinggal di Auckland, New… Read More

20 Mei 2024

Idul Fitri 1445 H (2024) di Bintaro

Mumpung masih bulan Syawal, Selamat Idul Fitri 1445 H ya semuanyaaa. Minal aidin wal faidzin.… Read More

22 April 2024

Sekilas Ramadhan 1445 H (2024) di Bintaro

Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan untuk ketemu Ramadhan lagi. Dan makin lama kok ya Ramadhan… Read More

21 April 2024

Menjelajah Auckland dengan Berlari

Kembali ke seri jelajah Auckland. Dulu saya sudah pernah menulis wilayah Auckland mana saja yang… Read More

19 April 2024