Kamis, 21 September 2017
Sudah lama tidak berenang, dan rasanya belum pernah juga berenang di Bandung, akhirnya kami mencoba mencari kolam renang yang menarik di Bandung. Saya coba tanya di grup, kriterianya kolam renang yang ada waterpark-nya. Suami ingin berenang, dan saya berharap Akas mau main di waterpark. Ada beberapa pilihan yang kami peroleh, dan kami memutuskan untuk ke Siliwangi Swimming Pool karena lokasinya lebih dekat dari rumah ketimbang kolam renang lain.
Siliwangi Swimming Pool (ikut nama di Google Maps), ada juga yang menyebutnya sebagai Oasis Swimming Pool (karena berada di Hotel Oasis) atau Graha Tirta Siliwangi. Lokasinya di dekat Stadion Siliwangi dan tempat pameran Graha Manggala Siliwangi. Kolam renang ini sebenarnya kolam renang hotel, tapi juga dibuka untuk umum.
Kami ke sana di hari libur, harga tiket masuknya kalau ga salah Rp75.000/orang, sudah termasuk minuman teh kemasan. Berenang atau pun tidak, bayar tiket masuknya sama. Di hari kerja katanya harga tiketnya sama dengan hari libur. Begitu masuk, ternyata di sana tidak hanya kolam renang dan waterpark, tapi juga ada sauna dan restoran.
Setelah masuk, kami segera ke ruang ganti, berganti pakaian, lalu menaruh barang di loker. Lokasi ruang ganti ini berdekatan dengan waterpark. Begitu keluar, kami langsung ketemu dengan ember gede yang airnya sedang tumpah itu. Akas jejeritan, aargh, kesel.
Jadi, dari pengalaman ke Snowbay TMII dulu, kami sudah tahu bahwa Akas tidak nyaman dengan air. Tapi itu kan kejadiannya sudah 8 bulan sebelumnya. Setelah itu Akas cukup sering dan enjoy main di playground. Nah harapan saya Akas bisa main di waterpark, karena kan mirip dengan playground tapi versi airnya. Tapi kami ga menyangka bakal ketemu dengan ember tumpah itu.
Baca juga: Water Fun: Main Air di SnowBay TMII
Di area waterpark ini ada kolam yang dangkal, kolam yang agak dalam, serta beberapa macam perosotan. Perosotan di sana ga cuma buat anak-anak, orang dewasa pun bisa ikutan main, yay. Memang perosotannya tidak begitu menantang sih, tapi lumayan lah, hehe.
Dan akhirnya malah saya dan suami yang gantian main di waterpark karena Akas tidak mau mendekat sama sekali. Masih trauma kayaknya mendengar suara air dari ember tumpah tadi, huhu.
Selain perosotan, di waterpark ini juga ada area pasirnya. Ada beberapa anak yang bawa barang untuk main pasir. Tampak seru, tapi kami mah ga bawa apa-apa, haha.
Abis jejeritan, Akas kami bawa ke kolam renang saja yang tampaknya jauh lebih damai. Awalnya dia masih tidak mau, minta pergi. Lalu ternyata dekat kolam renang juga ada kolam kecil yang berisi air panas. Kami jadi ingat saat di hotel di Lembang waktu libur Lebaran tahun lalu, Akas mau masuk ke kolam hangat. Setelah dibujuk-bujuk akhirnya mau juga.
Baca juga: Idul Fitri 1438 H (2017) di Bandung
Suami mulai berenang, dan ternyata air kolam renangnya ga dingin. Wow. Saya coba masuk dan memang ga dingin sama sekali. Dulu saya kira karena kolamnya kena cahaya matahari aja. Tapi beberapa artikel bilang kalau kolamnya memang pakai air hangat. Wah nilai plus banget sih ini.
Kami coba ajak Akas ke kolam renang, dia pun mau walau awalnya cuma duduk di pinggir kolam sambil tendang-tendang air. Gitu aja terus, weleh.
Butuh waktu cukup lama untuk membujuk Akas agar mau masuk ke kolam renang. Dan alhamdulillah akhirnya dia mau, horeee.
Di kolam renang, Akas dipegangi terus sih atau sambil digendong. Segitu juga kami udah senang rasanya melihat anak ini hepi juga berada di kolam renang.
Tampaknya Akas memang lebih nyaman berada di kolam yang tenang, makanya dia nangis atau jejeritan melulu kalau dibawa ke waterpark atau pantai karena ada suara air yang cukup keras. Hmm. Dan dia butuh pemanasan yang cukup lama, ga langsung mau nyebur aja begitu lihat kolam renang.
Daaan akhirnya punya foto keluarga di kolam renang dengan muka bahagia, hihi.
—
Berikut beberapa catatan saya dari pengalaman ke Siliwangi Swimming Pool ini.
Demikian pengalaman kami berenang di kolam renang Oasis Siliwangi. Ada yang punya rekomendasi kolam renang lain yang bagus di Bandung?
Salam,
Di tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan seputar ikhtiar saya untuk meningkatkan produksi ASI. Kali ini… Read More
Dulu waktu awal-awal datang di Auckland, saya rasanya hampir tidak pernah melihat orang bersepeda. Terasa… Read More
Saya pernah tinggal di Tokyo, Jepang tahun 2010-2013. Saya juga pernah tinggal di Auckland, New… Read More
Mumpung masih bulan Syawal, Selamat Idul Fitri 1445 H ya semuanyaaa. Minal aidin wal faidzin.… Read More
Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan untuk ketemu Ramadhan lagi. Dan makin lama kok ya Ramadhan… Read More
Kembali ke seri jelajah Auckland. Dulu saya sudah pernah menulis wilayah Auckland mana saja yang… Read More
View Comments
terima kasih, artikel yang lengkap jadi tahu siliwangi kolam renang yang bagus.. mohon posting juga Kontraktor Kolam Renang di bandung dan depok siapa saja. terima kasih