Selasa, 10 Januari 2017
Saya belum pernah ke waterpark sebelumnya, jadi liburan ke Jakarta tahun lalu saya alokasikan salah satunya untuk ke waterpark. Sekalian mau coba bawa Akas main air, belum pernah juga soalnya. Saya coba browsing pilihan waterpark di Jakarta, ternyata banyak juga ya, aaaa. Jadi bingung milihnya. Kalau googling “waterpark Jakarta” sih paling atas keluarnya Waterbom Jakarta, tapi karena di Jakarta Utara jadi saya skip deh. Kami berencana di waterpark setengah hari saja, siangnya mau langsung balik ke Bandung.
Malas browsing dan ga mau pusing, akhirnya saya pilih ke SnowBay TMII aja, balik lagi deh ke TMII. Kami beli tiket langsung di loket, ga ingat berapa harganya karena suami yang bayar dan kalau ga salah sedang ada promo juga. Setelah masuk, kami langsung menyewa loker, ganti pakaian, dan menyimpan barang-barang.
Baca juga: Wisata DKI: Keliling Indonesia di TMII
Kami segera berjalan ke area waterpark. Sesuai namanya, nuansa waterpark-nya dibuat seperti berada di daerah bersalju. Begitu masuk, di sisi kanan kita menemukan kolam dengan Big Bucket yang rutin menumpahkan air dan wahana Moby Zone pada ikan paus besar. Di sisi kiri ada Toodle Zone, wahana untuk anak-anak. Terus jalan, kita akan menemukan tempat makan lalu area SnowBay Beach.
SnowBay Beach didesain seperti pantai. Makin ke tengah makin dalam. Airnya pun dirancang bergelombang seperti ombak dalam selang waktu tertentu. Jadi memang berasa di pantai. Kalau mau berenang, bisa banget di sana, terutama pas airnya tenang. Tapi karena saya belum bisa berenang, saya cuma main di area yang dangkal aja.
SnowBay saat itu relatif sepi, namanya juga liburan di hari kerja, hehe. Alhamdulillah jadinya tidak perlu mengantre lama untuk mencoba tiap wahana, malah kadang ga ada antrean sama sekali. Karena bawa Akas dan tentunya sejumlah wahana ga bisa dinaikin sama Akas, kami bergantian menjaga Akas. Kadang suami jaga Akas, saya dan adik saya main di wahana, atau sebaliknya. Kadang juga adik saya yang jaga Akas, suami dan saya yang main.
Wahana yang seru buat orang dewasa menurut saya sebagai berikut. (tapi maaf saya ga punya foto semua wahananya, hehe)
Wahana ini katanya paling diminati di sana, kalau hari libur mungkin ngantre banget ya. Kita meluncur menggunakan ban, sepertinya jumlah orangnya harus genap, 2 atau 4 orang pada satu ban. Bagian wahananya ada yang berbentuk seperti corong besar, dan di bagian ini kita akan naik, turun, dan berputar-putar, lalu akhirnya mendarat di kolam. Seru! Pada wahana ini kita mesti angkat sendiri bannya ke atas. Saya rasanya nyoba 2-3x. Kalau ga mesti angkat-angkat ban saya mau deh sering-sering, haha. Angkat ban gede sambil naik tangga rada capek soalnya walaupun ngangkatnya berdua sama suami, hehe.
Ini wahana buat meluncur dengan jalur berkelok-kelok. Kita juga menggunakan ban, bisa sendiri atau berdua pada satu ban. Saya juga nyoba 2x, malas berulang-ulang karena mesti angkat-angkat ban juga ke atas, haha #lemah.
Nah kalau yang ini saya ga nyoba, suami aja yang nyoba waktu itu. Kita disuruh meluncur pada tunnel yang cukup curam, lalu tubuh kita akan berputar-putar pada bagian yang berbentuk seperti mangkuk, lalu terlempar pada kolam yang cukup dalam. Ga perlu angkat-angkat ban, tapi saya takut nyoba karena ending-nya di kolam dalam itu. Sebenarnya ada penjaganya dekat kolam, dan ada tali juga untuk pegangan, tapi saya tetap ga berani, hihi.
Ini bentuknya seperti perosotan panjang dan kita meluncur dengan ban. Ban lagi ban lagi, haha. Tapi ini bannya lebih kecil karena buat dipakai sendiri-sendiri. Dan jalan ke atasnya lebih landai, bukan tangga seperti di wahana lain.
Biasa disebut kolam arus, ini wahana santai sih. Kita bisa tiduran di atas ban yang hanyut terbawa arus sungai buatan di sekeliling SnowBay.
Saya puas main wahananya, tapi sebaliknya, Akas banyakan nangis selama di sana, argh. Dari bayi Akas memang sering ga enjoy main air selain main air di ember pas mandi. Waktu bayi dibawa ke baby spa, dia nangis-nangis, rugi emak rasanya udah bayar mahal. Dibawa ke pantai dia nangis-nangis juga denger suara ombak. Di SnowBay apalagi.
Dibawa ke area Toddle Zone, expectation: dia bakal minimal main-mainin airnya, reality: ga mau nyentuh airnya, nangis kena shower. Lihat saya nyoba kena siram ember tumpah, dia jejeritan. Dibawa ke pinggir SnowBay Beach, cuma bertahan tenang sekejap, trus nangis minta keluar. Dibawa naik ban di kolam arus, dia masih nangis dan peluk saya kuat-kuat.
Saya duga Akas ga enjoy karena airnya dingin. Yaa selama ini kalau mandi di rumah masih lebih sering pakai air hangat sih. Ya sudahlah, jadi pelajaran, lain kali coba bawa ke kolam yang airnya hangat deh.
Setelah puas dan cape main, kami pun segera bersih-bersih, mandi, dan bersiap untuk kembali ke Bandung. Semangat buat pak suami yang masih harus nyetir sampai ke Bandung, heuheu.
—
Berikut beberapa catatan saya dari pengalaman ke SnowBay TMII ini.
Demikian pengalaman kami ke SnowBay. Berikutnya enakan ke waterpark mana lagi yaa? Hehe.
Salam,
Di tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan seputar ikhtiar saya untuk meningkatkan produksi ASI. Kali ini… Read More
Dulu waktu awal-awal datang di Auckland, saya rasanya hampir tidak pernah melihat orang bersepeda. Terasa… Read More
Saya pernah tinggal di Tokyo, Jepang tahun 2010-2013. Saya juga pernah tinggal di Auckland, New… Read More
Mumpung masih bulan Syawal, Selamat Idul Fitri 1445 H ya semuanyaaa. Minal aidin wal faidzin.… Read More
Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan untuk ketemu Ramadhan lagi. Dan makin lama kok ya Ramadhan… Read More
Kembali ke seri jelajah Auckland. Dulu saya sudah pernah menulis wilayah Auckland mana saja yang… Read More
View Comments
udah lama gak kesini belum ada perubahan yg signifikan ya. terakhir sih kesini 120ribuan mgkn skg uda 150rbuan kali ya..
http://www.elisabethgultom.blogspot.co.id
Terima kasih infonya, sudah lama tidak wisata ke sini, apa ada wahana barunya ?
Halo, saya juga udah lama banget ke sananya dan baru sekali itu. Dan seingat saya semua wahananya udah saya tulis di sini. :)