traveling

City Park: Taman Gesit, Bandung

Kamis, 12 April 2018

Dengar nama Taman Gesit, bisa kebayang bahwa taman tematik ini temanya ga jauh-jauh dari gerak, olahraga, dan kesehatan. Saya mampir ke Taman Gesit setelah melanjutkan perjalanan saya dari Taman Fitnes.

Baca juga: City Park: Taman Fitnes, Bandung

Kalau sebelumnya di Taman Fitnes saya ga menemukan tulisan nama tamannya, di Taman Gesit ini ada. Seketika saya merasa sudah kembali ke jalan yang benar, wkwk.

Sebelum datang ke sana, saya sudah browsing untuk lihat seperti apa sih taman ini. Saya lihat fotonya tampak oke. Bagian yang paling menarik adalah tangga yang dipasang melingkari pohon (tree deck). Tapiii, kondisinya saat itu sudah tidak sebersih foto-foto lama, huhu. Ini nih kenapa saya ga mau percaya begitu saja kepada foto-foto tempat wisata. Di foto tampak bersih, eh pas ke sana ternyata ga sebersih yang dibayangkan.

Di Taman Gesit ini saya baru tahu kenapa namanya Taman Gesit dan seperti apa konsepnya. Ini bisa dibaca di papan informasi yang dipajang di situ.

Rupanya Taman Gesit ini adalah CSR dari HiLo. HiLo mengusung tema taman yang sesuai dengan identitas brand mereka: green and active. Nama tamannya sendiri diambil dari tagline brand HiLo, “Gerak Lebih Gesit”. Taman Gesit katanya wujud dari komitmen HiLo untuk menginspirasi hidup sehat dan aktif bagi masyarakat. Hoalah, itu toh maksud dari tulisan di foto ini.

Konsep green diwujudkan dalam bentuk taman yang penuh dengan berbagai jenis tanaman, serta dilengkapi dengan tempat sampah terpilah. Terasa adem memang tamannya.

Konsep active terlihat dari adanya tree deck, kanopi untuk berteduh, serta area untuk melakukan aktivitas fisik seperti monkey bar, spider web, dan inclide board. Tapi saat itu yang saya lihat kebanyakan yang duduk di sana adalah driver ojek online. Mungkin mangkal di sana sambil nunggu ada orderan masuk?

Baca juga: Tips Hemat dan Aman Naik Ojek Online

Oia di taman ini juga ada toiletnya. Tapi saat itu toiletnya tampak digembok, wew. Kalau memang digembok, kapan atuh ya toiletnya dibuka?

Overall buat saya taman tematik ini biasa aja. Mungkin juga karena pengaruh cat di tree deck-nya yang udah menyedihkan, hehe.

Salam,

Leave a Reply

Emailmu tidak akan dipublikasikan. Bagian yang harus diisi ditandai dengan *

Share

Recent Posts

Perjalanan ASI Alin (3): Support System dan Balada Pumping

Di tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan seputar ikhtiar saya untuk meningkatkan produksi ASI. Kali ini… Read More

5 November 2024

Menjelajah Auckland dengan Bersepeda (1): The Stories

Dulu waktu awal-awal datang di Auckland, saya rasanya hampir tidak pernah melihat orang bersepeda. Terasa… Read More

25 Mei 2024

Pilih Tinggal di Jepang atau New Zealand?

Saya pernah tinggal di Tokyo, Jepang tahun 2010-2013. Saya juga pernah tinggal di Auckland, New… Read More

20 Mei 2024

Idul Fitri 1445 H (2024) di Bintaro

Mumpung masih bulan Syawal, Selamat Idul Fitri 1445 H ya semuanyaaa. Minal aidin wal faidzin.… Read More

22 April 2024

Sekilas Ramadhan 1445 H (2024) di Bintaro

Alhamdulillah tahun ini dikasih kesempatan untuk ketemu Ramadhan lagi. Dan makin lama kok ya Ramadhan… Read More

21 April 2024

Menjelajah Auckland dengan Berlari

Kembali ke seri jelajah Auckland. Dulu saya sudah pernah menulis wilayah Auckland mana saja yang… Read More

19 April 2024