What Akas Said #49 – #55

Mencatat percakapan dengan anak ini sungguh butuh konsistensi, heuheu. Kalau tidak langsung dicatat saat kejadian, biasanya bakal lupa. Percakapannya sebenarnya singkat dan sederhana, tapi buat saya tetap aja sering malas buat nulisinnya, haha. Berikut kutipan percakapannya kali ini.

Baca juga: What Akas Said #43 – #48

#49 Cicendo (2y8m)

Waktu itu di rumah saya pakai kaos yang ada gambar matanya. Sebenarnya saya ga gitu ngeh kalau itu gambar mata, hingga Akas suatu hari nanya.

Akas: Ini gambar apa Bu?
Ibu: (rada cuek) Ga tau ibu.
Akas: Oh gambar mata ya?
Ibu: (masih cuek)
Akas: (bergumam sendiri) Mata.. Cendo.. Cicendo.

Lah, kenapa ujug-ujug Cicendo. Perasaan saya ga pernah nyebut-nyebut Cicendo ke Akas. Lalu saat ayahnya pulang, saya ceritain soal Cicendo ini beserta keheranan saya. Ayahnya teringat.

Ayah: Mungkin dia merekam iklan di TV RS Mata Cicendo, kan berulang-ulang tayangan Cicendo Eye Hospital.
Ibu: Oia bisa jadi.

Jadii, saat Akas mau insisi bintitan di Cicendo, kami banyak menghabiskan waktu di ruang tunggu. DI ruang tunggu itu ada TV dan yang ditayangkan adalah iklan RS Mata Cicendo.

Baca juga: Pengalaman Insisi Bintitan pada Anak dengan BPJS

Kami ga nyangka Akas ternyata merekam itu. Ga heran ya anak yang sering diperdengarkan lantunan ayat Al-Qur’an jadi lebih cepat familiar dengan ayat-ayat itu. #tertohok

#50 Mana yang Lebih Susah Sih? Part 2 (2y8m)

Ini lanjutan sebelumnya di mana ada kosakata yang menurut kita mudah untuk ditiru itu malah susah banget ditiru anak-anak, giliran yang ribet malah sekali denger langsung lancar jaya. Hmm.

Ibu: Nusa Tenggara.
Akas: Nusa Tenggara.
Ibu: Tabrak.
Akas: Tarbak!

#51 HP dan Kamar Mandi (2y8m)

Anak ini udah bisa nyeletuk dan ngomentarin apa yang kita kerjakan. Saat itu ayahnya mau ke toilet dan bawa HP, ckckck.

Ayah: Ayah ke kamar mandi dulu ya.
Akas: (sambil teriak) Jangan bawa HP ke kamar mandi Ayyaaah.

Nah lo, dinasihati anak.

#52 Ter-Black Panther (2y8m)

Kalau ini kegejean ayah Akas setelah nonton film Black Panther. Di dinding kamar Akas ada peta dunia dan kadang sekilas aja ngasih tahu Akas itu negara apa atau nanya ke dia apa yang dulu pernah dikasih tahu.

Ayah: Kas, Australia mana?
Akas: (nunjuk ngasal)
Ayah: Kalau Wakanda mana?
Ibu: Oh please..

#53 Loncat Hujan (2y9m)

Akas sering melompat dengan gaya rada aneh dan dia menamakan gaya lompatnya itu dengan loncat hujan. Entah dapat ide nama dari mana.

Akas: Mau loncat hujan?
Ibu: Ndak, ndak boleh loncat-loncat. Apa itu loncat hujan?
Akas: Nabi Muhammad suka loncat hujan.
Ibu: (What?) Siapa yang ngajarin loncat hujan?
Akas: Akas.

Daaan terkadang dia bawa-bawa nama Allah atau Nabi Muhammad atau Al-Qur’an untuk memvalidasi tindakannya. Gemes.

#54 Umur (2y9m)

Udah tahu beberapa angka dan umurnya berapa, tapi suatu ketika iseng nanya umurnya berapa jawabnya malah…

Ibu: Berapa sih kamu umurnya?
Akas: SEMBILAN TAHUN!

#55 Hilang (2y9m)

Saat itu saya lagi mau jemur cucian. Tempat jemur berada di teras belakang dan kadang Akas itu suka pengen ikutan. Saya sejujurnya rada males kalo dia ikut karena lantainya mayan kotor berpasir bekas tempias hujan. Apalagi saat itu dia lagi makan.

Ibu: Kas, ibu mau jemur cucian dulu ya di luar, bentar aja.
Akas: Akas mau ikut!
Ibu: Ibu sendiri aja gimana?
Akas: Nanti hilang ibunya nanti.

Sungguh dia balikin kata-kata saya ke dia. Kadang kalau lagi jalan di luar trus dia tiba-tiba ngeloyor pergi duluan sendiri, saya suka negur dan bilang bahaya kalau nanti dia hilang. Yaa namanya juga di tempat ramai, masih wajar lah ya bilang gitu. Tapi ini jemur cucian doank, wkwk.

Salam,

Reisha Humaira

2 thoughts on “What Akas Said #49 – #55

  • 12 November 2018 pada 20:04
    Permalink

    Jadi terinspirasi buat dokumentasiin percakapan kaya gini juga, Mbak. Suka lucu dan seru ya pas baca-bacanya lagi…

    Balas
    • 12 November 2018 pada 20:15
      Permalink

      Iya mbaak, serunya memang pas kejadian sama saat dibaca suatu hari nanti, hihi.

      Balas

Leave your comment

%d blogger menyukai ini: