Membuat SIM Internasional

Salah satu dokumen yang juga kami urus sebelum pindah ke Auckland adalah SIM Internasional. Eh bukan kami dink, suami saya aja yang urus. Saya mah ga pernah punya SIM, heuheu.

Sejujurnya kami tidak berencana beli mobil di Auckland, tapi pastinya kami pengen juga road trip di New Zealand ini. Dengan menyewa mobil tentunya. Oleh karena itu urusan SIM dirasa penting.

Tentang SIM Asing di NZ

Sebenarnya soal SIM ini kami nemu info yang berbeda-beda. Untuk 1 tahun pertama sejak awal kedatangan, katanya bisa pakai SIM negara asal tapi harus dalam bahasa Inggris. SIM Indonesia tidak menggunakan Bahasa Inggris, sehingga butuh didampingi dengan terjemahannya. Ada tiga opsi agar SIM Indonesia bisa dipakai di NZ:

  1. Menerjemahkan SIM Indonesia di NZ pada translator yang terdaftar di NZ Transport Agency. List translatornya bisa dilihat di sini. Di Auckland ada yang translatornya orang Indonesia. Kontaknya:

    IndoNZ Translations
    2 Orton Street, Glenfield, Auckland 0627
    Phone: +64 9 441 3100
    Email: satyawan@xtra.co.nz, indonztranslations@gmail.com
  2. Membuat surat keterangan dari KBRI (a diplomatic representative at high commission, embassy, or consulate). KBRI di NZ berada di Wellington.
  3. Menggunakan SIM Internasional. SIM Internasional ini bisa dianggap sebagai terjemahan dari SIM asal.

Lewat dari 1 tahun, maka SIM asing tidak berlaku lagi. Pengemudi sudah wajib menggunakan NZ driver license alias SIM NZ. Ini bisa didapat dengan mengkonversikan SIM asing ke SIM NZ. Ada tes teori dan praktiknya. Detailnya silakan baca di sini yaa.

Kembali lagi ke SIM Internasional, ada yang bilang ga berlaku, harus pakai terjemahan dari translator itu. Tapi ada juga yang bilang bisa dipakai. Beda-beda lagi deh. Huehe. Dan karena prinsip kami mending jaga-jaga daripada kenapa-kenapa, kami pun memilih membuat SIM Internasional.

Pengalaman Membuat SIM Internasional

Suami saya membuat SIM Internasional pada tanggal 27 Desember 2018. Tempatnya di Korlantas Polri Jl. MT Haryono Kav 37-38, Jakarta Selatan 12770. Prosesnya mudah dan cepat, mirip-mirip aja dengan saat bikin SKCK untuk visa, murni urusan dokumen aja, ga ada tes nyetir dkk. Mengurusnya harus datang langsung, tidak bisa diwakilkan.

Baca juga: Membuat SKCK untuk Visa New Zealand

sim internasional
Lokasi pembuatan SIM Internasional

Untuk pembuatan SIM Internasional baru, persyaratan yang harus disiapkan adalah sebagai berikut:

  • Fotokopi SIM
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi paspor
  • Pas foto 4×6 (harus dengan latar belakang biru) sebanyak 3 lembar
  • Meterai 6.000

Begitu datang ke Korlantas, langsung saja ambil nomor antrean, lalu tunggu dipanggil di loket. Selanjutnya bakal disuruh mengisi formulir. Isi formulirnya yakni data pribadi serta pilihan kategori/golongan SIM Internasional yang diinginkan.

sim internasional
Prosedur pembuatan SIM Internasional

Kategori di SIM Internasional berbeda dengan SIM Indonesia. Misal SIM A Indonesia itu untuk mengemudikan mobil, sementara di SIM A Internasional itu untuk mengemudikan sepeda motor. Suami saya memilih kategori B untuk SIM Internasionalnya. Kalau bingung soal kategori ini bisa ditanya ke petugasnya, mana yang dirasa lebih cocok untuk kebutuhan selama di negara tujuan.

Formulir tadi ditandatangani di atas meterai, lalu diserahkan kepada petugas. Selanjutnya bayar biaya pembuatan SIM. Bayarnya langsung di loket yang ada di sana juga. Untuk SIM baru biayanya Rp250.000.

Berikutnya petugas akan memproses SIM-nya. Di papan informasi katanya akan dilakukan pengambilan foto, tapi kata suami saya ga ada. Cuma ada pengambilan data sidik jari. Selanjutnya tinggal tunggu aja deh, SIM Internasionalnya pun selesai, horee. Masa berlaku SIM Internasional adalah 3 tahun. SIM Internasional itu ternyata mayan gede juga. Beda jauh banget dengan SIM biasa yang cuma berupa kartu, huehe.

sim internasional
Ini dia SIM Internasionalnya

Untuk menerjemahkan SIM di Auckland itu katanya biayanya $40, itu sekitar Rp380.000 dengan kurs saat ini. Dari segi biaya lebih mahal dibanding bikin SIM Internasional.

Lalu mending mana? Saya ga bisa jawab juga sih karena kondisi yang dihadapi beda-beda. Saat road trip bulan lalu, suami bisa menyewa mobil dengan modal SIM Internasional ini, jadi sejauh ini kami merasa belum perlu bikin terjemahan SIM. Kalau nanti ternyata harus bikin, ya udah, apes keluar uang 2x, wkwk. Jadiii kembali ke pilihan masing-masing aja maunya gimana.

Sekian cerita kali ini, semoga bermanfaat. 😉

Salam,

Reisha Humaira

3 tanggapan untuk “Membuat SIM Internasional

  • 17 Mei 2019 pada 10:35
    Permalink

    wah skrg bikin sim internasional murah ya, 12 tahun lalu bikin di Bandung biayanya 1 juta lebih dan berlaku 1 tahun, modalnya cuma sim Indonesia aja ga pake test juga. tapi sampai sini jadi lebih mudah proses bikin sim lokal, ga pake tes lagi hehehe

    Balas
    • 17 Mei 2019 pada 10:42
      Permalink

      Ya ampun mahal banget 12 tahun lalu segitu :-O Tapi enak ya kalau bikin SIM lokalnya jadi gampang. Yang ga enak itu di Jepang, SIM Internasional dari Indonesia ga berlaku, jadi kalau mau nyetir di sana mesti bikin SIM dari awal lagi, hihi.

      Balas

Leave your comment