Suka Masakan Internasional? Coba Ikuti 10 Channel Youtube Ini

Saat tinggal di Jepang dulu, sekitar tahun 2012 saya sempat mengklaim saya ini hobi masak. Saat itu saya emang keranjingan banget deh nyobain berbagai resep masakan, belajar bikin kue, sampai ikutan cooking class segala. Saat itu saya juga banyak subscribe channel Youtube seputar masakan, tiap senggang nontonnya video-video masak melulu. Kebanyakan sih masakan luar negeri ya, gara-gara saat itu susah buat saya dapetin bahan masakan Indonesia di Jepang. Ada sih Toko Indonesia di Tokyo, tapi harga bahan masakan Indonesia terasa mahal, jadi saya ga sering-sering amat bikin masakan Indonesia yang banyak bumbunya itu.

Baca juga: Belanja Groceries dan Kebutuhan Sehari-Hari di Auckland

Sekarang saya udah ga segitunya dengan aktivitas masak-masak ini, wkwk. Beres dari Jepang pun saya udah jaraaaang banget ngikutin channel masak-masak itu. Tapi tema blog challenge dari Blogger Perempuan hari ini bikin saya jadi nostalgia dengan berbagai channel Youtube yang pernah saya subscribe ini. Dan sudah bertahun-tahun berlalu, saya cukup surprised menemukan berbagai perbedaan dari apa yang biasa saya tonton dulu, huehe.

Apa saja channel-nya? Ini dia.

Cooking with Dog

Channel Cooking with Dog ini adalah channel masakan Jepang. Sesuai namanya, ciri khas dari video masaknya adalah anjing bernama Francis yang jadi host-nya. Aksen pengisi suara Francis ini juga khas. Yang masak ibu Chef yang ga pernah diinfokan namanya siapa. 

Saya suka banget nontonin si ibu Chef ini masak karena detail banget dilihatin langkah-langkah masaknya gimana. Dari cara motong, iris, dan cincangnya aja kadang nambah pengetahuan baru. Masaknya rapi pula, Jepang banget pokoke. Si Francis juga bisa kalem banget gitu ya selama si ibu masak. Tahun 2016 Francis mati, sedihnya. Sejak itu keberadaan Francis diganti dengan boneka anjing mirip Francis. Belakangan kayaknya video masaknya udah ga sesering dulu lagi.

Laura in the Kitchen

Kalau ini channel Youtube miliknya Mbak Laura Vitale. Mbak Laura ini orang Italia yang tinggal di US. Masakannya macam-macam, ga khusus masakan Italia aja. Kalau nontonin video Mbak Laura ini saya salut deh karena sepanjang memasak, dia sambil ngomong terus jelasin langkah-langkah yang sedang dia lakukan. Warbysah sih. Saya masak aja cape, apalagi kalau sambil ngomong, wkwk.

Saya masih inget juga, dulu itu kerasa banget transformasi Mbak Laura ini, dari segi kualitas video ataupun dandanannya. Dulu awal-awal masih biasa banget, dandanan pun ya kayak emak-emak rumahan yang make up-an dikit aja. Lama-lama videonya makin bagus, dandanan pun dah kayak seleb. Tapi musik pembuka videonya masih konsisten sama. Udah bertahun-tahun ga lihat videonya, eh sekarang udah punya anak ternyata, udah gede juga anaknya, hehe.

Food Wishes

“Hello, this is Chef John from foodwishes.com with …”. Suara khas Chef John ini selalu jadi pembuka di setiap videonya. Chef John Mitzewich pemilik channel ini adalah orang US, tapi video masakannya internasional banget sih, masakan berbagai negara.

Di video masaknya, muka Chef John ini ga pernah kelihatan. Jadi videonya fokus ke langkah-langkah dan cara masaknya, diiringi suara khas Chef John yang enak didengar. Kadang dia selipin becandaan juga. Pernah deh ada video masaknya yang ada bayangan mukanya di panci, itu dikomentarin banget sama orang-orang yang kepo sama chef-nya, wkwk. Tapi sekarang sih Chef John udah bikin video live Q&A juga, jadi udah kelihatan orangnya kayak apa.

How To Cook That

Channel milik Mbak Ann Reardon dari Australia ini masak-masaknya lebih banyak bikin kue-kue atau dessert. Mbaknya kreatif juga, jadi bisa banyak belajar juga gimana cara dekorasi kue. Kalau nontonin videonya saya cuma bisa sampai tahap terkagum-kagum wow, ga praktik karena tampak susah dan bahannya banyak, ahaha. 

Belakangan rupanya Mbak Ann ini juga bikin video debunking video-video viral di Facebook dan Youtube. Wow. Yakin deh pasti banyak soalnya yang nonton video dari 5-Minutes Craft, So Yummy, Blossom’s, dan sejenisnya. Video-video yang too good to be true, rupanya fake, dan dibuat demi klik dan uang aja, ckckck. Gara-gara video debunking ini saya jadi tahu Mbak Ann ini ternyata food scientist juga.

ochikeron

Ini channel orang Jepang juga, tapi ga tahu juga nama mbaknya siapa. Disebutnya ochikeron aja, yang mana tentu saja bukan nama aslinya. Mbaknya bikin video pakai bahasa Inggris, sesekali dia ngomong pakai bahasa Jepang. Dia pernah kuliah di US ternyata, pantes aja bahasa Inggrisnya tergolong lancar dan jelas untuk ukuran orang Jepang, huehe. Saat masak mbaknya juga suka dandan yang kawaii dan bikin makanan yang kawaii juga.

Kalau nonton video mbak ochikeron ini, saya suka mupeng sama alat masaknya. Lucu-lucu, hihi. Saya baru lihat-lihat lagi channel-nya dan ternyata mbaknya udah punya anak juga sekarang, hehe.

Maangchi

Yang suka masakan Korea, coba deh lihat channel Youtube Maangchi ini. Yang punya namanya Emily Kim, ibu-ibu Korea yang tinggal di US. Walau udah lama tinggal di US, masaknya tetap mempertahankan cita rasa asli Korea katanya. Maangchi ini sampai disebut New York Times sebagai YouTube’s Korean Julia Child.

Jangan kira chef-nya kurus-tipis-tinggi kayak artis Korea zaman sekarang, hehe. Tapi saya lebih suka sih lihat orang Korea yang kelihatan asli ga kena operasi plastik gini.

GialloZafferano Italian Recipes

Kalau yang ini channel spesialis masakan Italia. Nama channel-nya artinya yellow saffron. Yang biasa saya tonton itu versi pakai dubbing bahasa Inggris, chef aslinya sih ngomong pakai bahasa Italia. Kayaknya ada channel lain yang dalam bahasa Italia, tapi ya ga bakal ngerti saya kalau nonton yang itu, haha. 

Dulu yang biasa saya tonton itu yang chef-nya ibu-ibu, namanya Sonia Peronaci. Tapi saya cek saat ini video di channel-nya udah beda, chef-nya bapak-bapak. Katanya Bu Sonia-nya udah keluar beberapa tahun lalu, sempat vakum ga ada update selama beberapa tahun, dan sekarang channel-nya dikelola oleh tim berbeda. Untungnya video-video lama masih ada sih.

ByronTalbott

Channel Mas Byron ini isinya masakan western. Dia pernah kerja masak-masak di berbagai restoran dan hotel rupanya, pantes aja jago masak. Dulu suka nontonin karena seneng aja lihat ada cowo masih muda cakep gitu jago masak, wkwk.

Dulu dia kalau masak, beberapa kali istrinya yang nyobain di akhir video. Istrinya cantik pula, heuheu. Trus saya cuma bisa mupeng dimasakin juga, ahaha. Udah beberapa tahun berlalu, mereka udah punya dua anak sekarang.

cookingwithalia

Kalau mau masakan daerah Arab sana, ada channel Mbak Alia ini. Ga cuma masakan Arab sih, mbaknya juga ada masak masakan Morocco, India, Jepang, dan sebagainya. Saya cuma nonton aja, ga dicobain karena sering ga familiar dengan bumbunya, huehe.

Belakangan ternyata mbaknya suka bikin video pakai bahasa Arab, Inggris, dan Prancis. 

办公室小野官方频道 Ms Yeah Official Channel

Kalau yang ini sih lumayan baru ya, jadi bukan golongan channel yang saya subscribe sejak 2012 itu, huehe. Nonton channel Ms. Yeah dari Tiongkok ini juga bukan demi belajar masak, tapi nontonin kreativitas dia dalam masak di meja kantor dengan alat yang sering bikin takjub. Awal-awal dulu yang bikin dia viral itu video dia masak mie pakai dispenser kantor. Lama-lama makin wow lah, bongkar CPU komputer dijadiin alat masak trus dirakit lagi, bikin oven pakai laci kantor, hingga buat robot untuk bikin mie, wkwk.

Akas juga suka nih ikutan nonton video Ms. Yeah ini. Dan dia nyebut Ms. Yeah sebagai Tante Masak, wkwk.

Itu dia sebagian channel Youtube yang masih nangkring di subscription akun Youtube saya. Channel masakan Indonesia juga ada sih beberapa, tapi mungkin sekarang udah banyak lagi yang lebih baru dan lebih bagus. Saya udah ga update lagi soalnya, ahaha. Walau dulu tontonan masakan internasional gini, saya tetap lebih suka masakan Indonesia kok, hehe.

Ada yang pernah nonton channel di atas juga? 

Salam,

Reisha Humaira

2 thoughts on “Suka Masakan Internasional? Coba Ikuti 10 Channel Youtube Ini

  • 5 Mei 2020 pada 22:02
    Permalink

    Pernah nonton aja channel youtube masakan internasional. Cuma nggak update. Lebih sering ke masakan Indonesia. Btw makasih rekomendasinya.

    Balas
    • 5 Mei 2020 pada 23:21
      Permalink

      Sama-sama mba. Kalau tinggal di Indonesia saya juga lebih memilih masakan Indonesia mba, hihi..

      Balas

Leave your comment

%d blogger menyukai ini: