Persiapan Pernikahan E♡R: Kamar Pengantin (2), Dekorasi

Selain perabotan, biasanya kamar pengantin juga dihias dengan tirai-tirai di sekeliling kamar dan di bagian tempat tidur, biasanya kami sebut dengan kelambu.

Baca juga: Persiapan Pernikahan E♡R: Kamar Pengantin (1), Perabot

Mencari Kelambu

Awalnya saya dan mama lihat-lihat kelambu di Pasar Aur Kuning Bukittinggi, udah ada yang satu set jadi terdiri dari tirai di bagian kepala dipan, sprei, dan sarung bantal. Kalau mau ada tirai di dinding sekeliling kamar kayaknya beli terpisah lagi. Tapi udah lihat beberapa toko, dari segi model dan warna ga ada yang sreg buat saya, banyak yang norak malah, ihihi. Akhirnya mama saya nyaranin untuk dibikinin aja ke spesialis pembuat gorden dan kelambu.

Kebetulan ga jauh dari rumah saya ada pembuat gorden dan kelambu ini, bernama Wista Gorden. Tadinya saya agak ragu juga mengingat lokasi pembuatnya di “kampung”, bukan Bukittinggi yang udah kota. Kali-kali modelnya juga kurang oke. Tapi ternyata saya salah besar. Wista Gorden punya banyak pilihan bahan dan warna. Model-modelnya juga malah banyak yang oke buat saya. Dan ternyata yang dekat rumah saya itu sebenarnya salah satu cabang dari Wista Gorden aja.

Enaknya kalau dibikinin, kita bisa customize warna dan bahan, dibuatkan sesuai dengan ukuran kamar dan perabot, sampai dipasangkan ke kamarnya. Satu setnya ga cuma tirai di dipan, sprei, dan sarung bantal, tapi juga udah buat sekeliling dinding kamar juga serta gorden untuk jendela dan pintu kamar. Komplit lah pokoknya.

Wista Gorden punya satu album berisi foto-foto kelambu kamar pengantin buatan mereka. Jadi setiap selesai memasangkan kelambu, mereka selalu memotretnya untuk dokumentasi. Dengan demikian hasil akhirnya lebih kebayang buat customer. Cukup lama juga saya membolak-balik albumnya saking bingungnya milih yang oke, dan akhirnya pilihan saya jatuh ke model seperti ini.

Tadinya mama saya nyaranin bikin dengan warna silver persis seperti di foto. Tapi saya kurang sreg dengan silver karena menurut saya, pakaian pengantin saya yang nantinya dominan emas ga cocok dengan background silver, kekeke. Kalau dengan cat dinding yang putih dan perabot yang hitam sih emang cocok. Akhirnya saya request warna merah hati serta perubahan pada beberapa bagian. Setelah selesai dengan kustomisasinya, pegawai Wista Gorden datang ke rumah untuk mengukur-ukur kamar, pintu, jendela, dan tempat tidur. Lalu tinggal tunggu mereka membuatnya dan memasangnya beberapa hari sebelum hari pernikahan.

Pemasangan Kelambu

Kelambu dipasang beberapa hari sebelum akad nikah sehingga di hari H kamar pengantinnya sudah siap. Pemasangannya ga bisa selesai dalam sehari karena yang masang cuma 1-2 orang. Pihak Wista Garden datang pertama kali tanggal 5 Januari untuk memasang kelambu. Hari pertama cuma 1 orang yang ngerjain, masangin tirai sekeliling kamar. Keesokan harinya dilanjutkan lagi untuk masang gorden dan bagian kepala dipan. Kali ini 2 orang yang ngerjain karena ada bagian yang pakai kayu dan berat. Hari ketiga finishing oleh 1 orang.

Hasil akhir kamar pengantin saya seperti berikut. Senang dan sukaaa banget sama hasilnya. Puas banget pokoknya. Alhamdulillah.

Oya, terkait siapa yang membiayai isi kamar pengantin, kalo ga salah beda-beda juga sih di Minang, tergantung daerahnya. Ada yang dari mempelai perempuan, ada juga yang dari mempelai laki-laki. Kalau di tempat saya kebetulan jadi tanggung jawab mempelai perempuan.

Salam,

signature

Leave your comment