NZ Road Trip: Main di Margaret Mahy Playground, Taman Bermain Terbesar di New Zealand

Margaret Mahy Family Playground di Christchurch masuk list tempat yang mesti dikunjungi sejak saya melihat IG Story trip-nya Ayudia-Ditto, Sabai-Ringgo, dan Gya-Tara di New Zealand dulu. Mupeng lihat playground gede banget, GRATIS pula! Jangankan ke playground gede gitu ya, ke playground kecil di Auckland aja juga udah hepi untuk bawa anak main.

Rabu, 18 Desember 2019

Campervan udah dibalikin, tapi kami masih menginap satu malam lagi di Christchurch. Kami sampai di penginapan sekitar jam 5 sore. Abis beberes dan mandi, kami langsung naik bus ke Margaret Mahy Family Playground.

Kami sampai di playground hampir jam 7 malam. Tapi yaa berkat summer, matahari baru akan terbenam sekitar jam 9 malam. 2 jam lumayan banget lah ya untuk main.

Sekilas Tentang Margaret Mahy Family Playground

Margaret Mahy Family Playground – Tākaro ā Poi (nama Māorinya) terletak di City Centre-nya Christchurch, di pinggir Avon River. Playground ini rupanya playground terbesar di New Zealand, juga di belahan bumi selatan.

Siapa Itu Margaret Mahy?

Ketika dengar nama playground ini, saya ga tahu sama sekali siapa itu Margaret Mahy dan kenapa namanya sampai jadi nama playground ini.

Di papan informasi di sana saya jadi tahu bahwa beliau ini adalah penulis buku anak terkenal di New Zealand, tinggal di Christchurch sejak tahun 1965 hingga akhir hayatnya. Yaa monmaap bu kalau ga tahu, perbendaharaan buku anak saya memang minim, hihi.

Kompetisi di Balik Pembangunan Margaret Mahy Family Playground

Saya browsing lagi soal playground ini, dan saya makin takjub dengan cerita bagaimana proses pembangunan playground ini.

Ceritanya tahun 2011 di Christchurch terjadi gempa. Sebenarnya skalanya tidak terlalu besar, “hanya” 6.3 SR, tapi karena episenternya dekat dengan kota Christchurch dan dangkal pula, kerusakan yang dialami Christchurch sangatlah parah.

Pasca gempa dibentuk lembaga untuk membenahi kota Christchurch yang rusak. Disusunlah recovery plan untuk pembangunan kota, dan salah satunya adalah membangun playground untuk keluarga.

Mau bangun playground seperti apa? Mereka pun mengadakan kompetisi bernama BNZ Amazing Place Competition. Pada kompetisi ini mereka mengajak anak-anak dari usia PAUD hingga kelas 6 untuk berkompetisi menuangkan ide seperti apa sih “the best playground in the world”.

Lebih dari 6000 anak dari seluruh wilayah Canterbury Region mengikuti kompetisi ini. Mereka berkelompok, dengan bimbingan dari guru menuangkan ide dengan berbagai cara.

Kelompok yang menang ternyata kelompok anak SD yang semua anggotanya perempuan. Mereka merancang playground yang terinspirasi dari buku-buku karya bu Margaret Mahy, dan memberi nama rancangannya itu Margaret Mahy Playground. Selengkapnya bisa tonton dari video ini.

Bener-bener takjub deh. Takjub anak-anak itu bisa punya ide sekeren itu. Takjub semua pihak bekerja sama mencari ide untuk kotanya. Takjub ide itu beneran direalisasikan di kotanya.

Ada Apa di Margaret Mahy Family Playground?

Selain memang masuk bucket list, kami juga mengkhususkan waktu ke sana untuk menyenangkan Akas. Kali aja dia bosan kan, udah 7 hari road trip tapi isinya lihat danau dan gunung mulu, main pun seadanya, wkwk. Nah puas-puasin main deh sekarang.

Tulisan namanya simpel aja, ga pake tulisan gede warna ngejreng tea

Playground-nya gede dan luaaaas. Di Auckland juga ada playground gede tapi ya ga segede Margaret Mahy Family Playground ini. Dan karena judulnya family playground, mainan di sana tuh bisa dimainin semua anggota keluarga, ga cuma anak-anak.

Saya suka nih playground model begini, karena anak bisa main, ayah dan ibunya juga bisa ikut main tanpa merasa sungkan. Di Auckland saya suka ga enakeun soalnya kalau ikutan main di playground, walaupun sesungguhnya mupeng, wkwk.

Saking luasnya, ga semua area playground ini kami jelajahi. Kami fokus ke mainannya aja. Selain permainan, sebenarnya di sana juga ada area piknik, area BBQ, pepohonan, serta parkiran. Oh iya ada kios makanan dan minuman juga tapi udah tutup saat itu, mungkin karena udah “malam”.

Peta area playground

Berikut area yang kami jelajahi di Margaret Mahy Family Playground.

Area Plains dan Story Arc

Ketika memasuki area Margaret Mahy Family Playground, pandangan kami langsung tertuju ke perosotan ini. Tampak mencolok karena warnanya yang cerah dan ukurannya yang tinggi.

Kebayangnya pusing meluncur di situ, wkwk

Dari jauh, rasanya saya ingin juga ikutan coba naik perosotan itu. Tapi setelah lihat dari dekat, langsung mundur, haha. Tinggi banget euy, ga berani saya, wkwk. Mana naiknya cuma lewat jaring-jaring.

Semangat banget manjat

Si saya cupu dengan ketinggian, tapi tidak dengan Akas. Dia berani naik sendiri sampai atas dan meluncur di perosotan yang tampak bikin pusing itu. Yah cukuplah emak senang dengan melihat anak senang, haha.

Sama ayahnya aja lah, saya ga berani, haha

Selain perosotan gede ini juga ada mainan lain yang ukurannya lebih kecil, seperti ayunan, jungkat-jungkit, trampolin, tiang-tiang untuk melatih keseimbangan, dll.

Kecil, besar, muda, tua; semua bisa main
Tiang-tiang

Area Wide Slide

Perosotan yang ini juga tampak mencolok karena ukurannya yang lebar. Tidak terlalu tinggi, naiknya dengan memanjat “bukit” kecil tempat perosotan itu bersandar.

Bisa meluncur rame-rame

Dengan ukuran selebar itu, udah jelas yang ini juga bisa untuk orang dewasa, jadi mari kita maiiiin.

Mayan effort juga ternyata naiknya, haha

Di samping wide slide ini juga ada dua perosotan kecil tapi berupa terowongan di dalam “bukit”.

Nak bujang hepi banget

Area Climbing Web

Bersebelahan dengan wide slide, ada area jaring-jaring yang lumayan luas. Mau merayap ala laba-laba? Silakan banget. Akhirnya saya bisa cobain mainan beginian juga, tapi ternyata juga ga berani tinggi-tinggi, haha.

Mejeng sikit
Kelihatannya pendek tapi ya ga pendek-pendek amat

Area Dunes

Ini area untuk main pasir. Di tengahnya ada pondok kecil. Pasirnya rada becek waktu itu, mungkin sebelumnya ada anak yang main air di sana. Akas bentar doank di sini, kurang berminat sepertinya.

Sepi amat di sini ga ada yang main

Area Splash Pad

Ini area di mana ada air mancurnya buat main basah-basahan. Awalnya airnya ga nyala. Yaa dugaan kami mungkin karena udah “malam”. Tapi kalaupun airnya nyala, Akas ga minat juga sih. Kami juga ga bawa baju ganti.

Kirain memang udah dimatiin airnya

Kami beralih ke area lain, tapi ketika lewat sana lagi, airnya nyala. Ga tahu deh cara nyalainnya gimana, wkwk.

Lalu kok jadi ada airnya?

Area Water Play

Tempat main air ternyata tidak cuma di splash pad. Ada lagi area water play, lebih luas malah.

Di playground lain mainan airnya ga sebanyak ini
Ibu ga mau dekat-dekat, ga mau basah, wkwk

Surprisingly, Akas suka banget main di wahana permainan air ini. Betah banget dia muter-muter pompa air yang kayak spiral itu buat naikin air ke atas. Saya jadi tahu pompa air zaman Archimedes dulu bentuknya kayak gitu.

Semangat amat

Area Double Flying Fox

Uwow sekali rasanya bisa main flying fox gratis, hihi. Flying fox-nya ada dua dan lumayan panjang.

Meluncuuuuuur

Di Auckland kalau ada flying fox di playground-nya, saya ga enak buat naik karena ga pernah lihat orang dewasa ikut main. Di family playground ini ikutan main lah ya, hihi.

Ibu ikutan juga donk yaa

Public Toilets and Changing Room

Di taman ini juga tersedia toilet umum dan ruang ganti. Saya sih ga nyobain, tapi Akas dan ayahnya sempat ke toilet. Mantap katanya toiletnya. Begitu masuk diputarin musik instrumental gitu, wowow.

Toilet umum, bersih dan bagus

The Detour Track dan #chchswing

Kalo ini sepertinya bukan bagian dari Margaret Mahy Family Playground sih, tapi mending sekalian aja ke sana. Lokasinya dekat, cuma terpisah jalan kecil. Tinggal nyeberang jalan yang ada di belakang toilet umum.

Tujuan utama kami adalah ke ayunan yang digantung di frame gede oren ini. Mau foto yang instagramable gitu deh. Tapi langit kurang mendukung, heuheu.

Kenapa Akas posisinya begitu, haha

Ayunannya lumayan tinggi, jadi Akas butuh bantuan buat naik.

Akas kayak mau jatuh padahal ga

Di samping ayunan gede ini juga ada track untuk yang mau main skateboard atau sepeda. Track-nya bergelombang jadi lumayan menantang sepertinya.

Track persis di sebelah frame-nya

Tips Buat yang Mau ke Margaret Mahy Family Playground

Berikut beberapa catatan saya dari pengalaman ke Margaret Mahy Family Playground.

  • Playground ini tempat main untuk semua orang, jadi siapkan diri untuk ikutan main, hoho. Kenakan pakaian santai dan alas kaki yang nyaman. Nyeker juga ga apa-apa sih, haha.
  • Alokasikan waktu yang lumayan jika ingin main sepuasnya di sana. Kami di sana cuma 2 jam, dan itu rasanya kurang puas deh, hehe.
  • Jika ingin main basah-basahan, jangan lupa bawa pakaian ganti, handuk, dan perlengkapan mandi ya.
  • Playground di New Zealand ada standar safety-nya. Tapi tetap aja ya, awasi anak-anak, apalagi yang masih kecil.

Melihat playground seperti ini, udahlah bagus, gede, gratis pula; mupeng banget rasanya ada playground kayak gitu juga di Indonesia.

2022 akhirnya ada, Tebet Eco Park! Saya belum ke sana, tapi suami udah, dan katanya bagus banget! Playground-nya pun berasa standar playground luar negeri.

Ayo bapak-ibu di pemerintahan, tolong perbanyak taman dengan playground bagus seperti itu. Anak-anak kita kekurangan tempat main, heuheu. Jangan sukanya bikin patung atau tugu aja. Setuju? 😆

Salam,

Reisha Humaira

3 komentar pada “NZ Road Trip: Main di Margaret Mahy Playground, Taman Bermain Terbesar di New Zealand

  • 15 Agustus 2023 pada 09:20
    Permalink

    Ya ampun keren banget… Mulai dari recovery plannya, sampai bikin playground sesuai ide anak-anak… Anak-anak saya bisa bolak-balik nih main flying fox di sana, di sini mah bolehnya sekali aja, mahal, hihihi…

    Balas
  • 15 Agustus 2023 pada 11:11
    Permalink

    asik banget playgroundnya, kalau orang dewasa bisa main pastinya aku juga ga mau kalah kalau ada disana hahaha
    aku salfok sama perosotannya, gede, lebar gitu, puas mainnya

    Balas

Leave your comment